Berita Mitra

Melaut, Nelayan Dilaporkan Hilang setelah Perahu Miliknya Terdampar Tanpa Penumpang

Penulis: Giolano Setiay
Editor: Alexander Pattyranie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Melaut, Nelayan Dilaporkan Hilang setelah Perahu Miliknya Terdampar Tanpa Penumpang

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus Nelayan hilang di perairan Belang Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, kembali membuat gempar warga.

Kali ini, Musa Ampel Mahani (65), nelayan asal Desa Borgo Kecamatan Belang dilaporkan hilang sejak Rabu (28/08/2019).

Dari informasi yang dirangkum, korban yang biasa disapa opa Ampel ini terakhir kali berpamitan untuk pergi melaut pada Rabu sore.

Namun sayangnya, pada Sabtu (31/08/2019) perahu jenis pelang berwarna merah milik korban ditemukan terdampar di pesisir Desa Buku Utara, Kecamatan Belang.

Sedangkan korban sendiri tak ditemukan keberadaannya.

"Iya opa Ampel terakhir kali berpamitan Rabu Sore. Sedangkan opa diketahui hilang menyusul ditemukannya perahu yang dia gunakan, sementara orangnya tidak ada," ungkap Wulandari Minggu yang merupakan cucu korban.

Wulandari pun berharap pihak terkait dapat membantu pencarian, agar kakeknya bisa segera ditemukan.

Karena sejauh ini menurut sang cucu sendirian yang bergerak melakukan pencarian.

"Sementara pihak terkait terkesan diam. Kami harapkan bantuan dari pihak-pihak terkait. Supaya kakek bisa segera ditemukan," ujarnya, Minggu (01/09/2019) malam kemarin.

Sementara itu, Camat Belang Munirah Bin Ali mengatakan, hingga kini mengerahkan bantuan warga untuk dalam pencarian.

"Ini sudah kami koordinasikan dengan pihak Tim SAR. Yang mana dari koordinasi terakhir mereka melakukan pencarian dari perairan Kema menuju Belang. Tapi tetap kami juga dari warga melakukan pencarian di sekitaran pesisir," katanya.

Terpisah, Kapolsek Belang Iptu Martodewata mengatakan sudah koordinasikan hal ini dengan pihak terkait baik tim SAR, Pol Air, ataupun Syahbandar.

"Usai dapat informasi kami langsung laporkan hal ini ke Pol Air dan tim sar," katanya seraya menambahkan juga mengerahkan anggotanya guna membantu melakukan pencarian.

Meski begitu, dirinya sangat menyayangkan laporan nelayan hilang ini terkesan terlambat.

Apalagi korban ternyata sudah lebih dua hari hilang baru dilaporkan.

Halaman
12

Berita Terkini