Viral di Facebook Program Berbagi Berkah dengan Modal Rp 100 Ribu Dapat Keuntungan Berlipat
TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum lama ini warga Facebook diramaikan dengan istilah "Program berbagi Berkah".
Entah dari mana asalnya empunya program ini, status berantai terkait program berbagi berkah pun semakin ramai, baik di beranda pribadi maupun dibagikan di berbagai grup Facebook.
Dengan kalimat awal modal percaya dan yakin jika ditipu bakal balik lagi.
Tak hanya menjadi trending di Facebook, program tersebut pun banyak di ikuti oleh warga Facebook.
Dilansir dari akun Facebook Fenralove ArsholOlshop Ktg yang membagikan status bertuliskan Program Berbagi Berkah di grup Facebook Tim Paniki Polresta Manado pada 5 April 2019.
Namun tak hanya pemilik nama Facebook Fenralove ArsholOlshop Ktg, ketika Tribun Manado mencoba menelusuri jejak digital dengan mengetikan nama Rachman Silalahi di kolom pencarian Facebook, maka munculah orang-orang pemilik akun Facebook yang ikut dalam program berbagi berkah dan ramai-rami menandai teman Facebook mereka dan membagikan di beranda masing-masing hingga grup Facebook yang mereka ikuti.
Nama Rachman Silalahi merupakan nama yang ditulis sebagai yang punya penglaman terkait program berbagi berkah.
Tak hanya nama Rachman Silalahi dari Jakarta Selatan terdapat juga nama Indarjo Kusuma dari Cikarang, Jawa Barat yang dicantumkan sebagai pemilik pengalaman dan berhasil untung dalam program berbagi berkah.
Jika diartikan dari status yang ramai, program tersebut dispekulasikan sebagai Money game atau permainan uang.
Dimulai dari uang Rp 100.000 dan disebarkan dengan cara mengirim kerekening empat orang teman Facebook kita, caranya hanya dengan mengumpulkan email / WA teman-teman dan saudara kita tanpa harus mengeluarkan biaya fotocopy lagi.
Dalam pesan berantai tersebut pun diberitahu cara-cara untuk mengikuti program tersebut.
"Modal percaya n yakin..
Kalo ditipu pasti akan kembali lagi kok
PROGRAM BERBAGI BERKAH
Ayo ikut berbagi berkat dan rejeki. Sayapun sdh ikut
Bacalah secara lengkap, pahami dan lakukan sesegera mungkin. Selanjutnya anda akan berterima kasih kepada yang telah mengirimkan pesan berkah rejeki ini. Buktikan.
BERBAGI BERKAH
KEAJAIBAN BERBAGI BERKAH DGN IKHLAS. BERBAGI HANYA 100 RIBU DAPATNYA BERLIMPAH*
BACA dulu keseluruhan informasi dan teliti dengan seksama sampai anda mengerti dan paham.
Program Lama Hadir kembali menjadi Viral via Medsos Dan Manfaatkan MOMENTUM*
PENGALAMAN : KISAH NYATA
- Dari Rachman Silalahi, Jakarta Selatan
Terimakasih kepada saudara yang telah mengirimkan buklet Program KEAJAIBAN BERBAGI BERKAH ini kepada saya, meskipun saya sebelumnya takut dan tidak mempercayainya.
Hal ini karena saya sama sekali tidak mengenal saudara. Namun saya diyakinkan oleh sahabat saya yang ternyata secara diam-diam mengikuti program ini. Sahabat saya menyakinkan saya “apalah arti uang Rp. 100.000,- dan untuk penyebarannya kita hanya mengumpulkan email / WA teman-teman dan saudara kita tanpa harus mengeluarkan biaya fotocopy lagi ( seperti dahulu, masih pakai kertas, blm ada medsos seperti sekarang), tapi bila akan merubah nasib, kenapa tidak kita coba”, kata sahabat saya.
Setelah saya mengikuti program ini barulah sahabat saya dengan rendah hati memperlihatkan uangnya yang menurut saya sangat banyak Rp. 450.000.000,- dan dia mengatakan bahwa jumlah ini akan bertambah terus setiap harinya. Sekitar 2,5 bulan kemudian saya setelah mengikuti program ini saya mencoba melihat rekening Bank saya.
Alhamdulillah saat surat ini saya tulis jumlahnya sudah Rp.375.853.250,- dan hampir setiap hari meningkat terus. Jadi kepada teman-teman sekalipun tidak saling kenal, jangan ragu untuk ikut, yang penting jujur dan percaya, supaya uang yang akan kita terima ini betul-betul halal dan tidak merugikan orang lain, tetapi membawa keberuntungan dan kesuksesan kepada kita semua.
- Dari Bapak Indarjo Kusuma, Cikarang, Jawa Barat
(Diwaktu yang dulu, program ini masih dijalankan secara offline dengan membagikan brosur ditempat-tempat strategis termasuk di mesin BCA tempat saya menemukan fotocopy brosur ini).
Saya mendapat fotocopy program ini di atas mesin BCA ketika saya mau mengambil uang gaji.
Pertama kali saya baca, saya tidak merasa yakin, sampai beberapa hari saya biarkan fotocopynya di atas meja, tetapi seringkali mengganggu pikiran saya, kemudian akhirnya saya iseng-iseng mencoba mengikuti program ini dengan mentransfer ke empat nomor rekening yang ada masing-masing Rp. 25.000,-
kemudian saya tempelkan bukti tranfernya pada KOLOM BUKTI TRANSFER dan memfotocopynya sekitar 50 rangkap. Lalu saya edarkan program ini kepada saudara dan teman2 saya dan sisanya saya taruh di atas mesin ATM. Bulan berikutnya saya ke ATM untuk mentransfer cicilan sepeda motor, Saya tidak mengecek saldo yang tersisa pada waktu itu. Begitu selesai langsung saya ambil kartu ATM nya.
Mendekati akhir bulan, saya sudah tidak ada uang, saya akan mengambil uang di ATM, menurut perkiraan saya saldo saya sekarang sekitar Rp. 120.000,- dan ketikia saya mengecek saldo dan sungguh mengejutkan dan hampir tidak percaya, saya lihat saldo saya Rp. 353.550.500,-, seketika badan saya gemetaran, panas dingin seperti kesemutan dan tidak percaya dengan penglihatan saya, yang selama ini uang di ATM saya tidak lebih dari Rp. 5.000.000,- tetapi sekarang ada ratusan juta rupiah.
Sampai saat ini saya selalu terharu dan bersyukur kepada Tuhan, betapa hebatnya KEAJAIBAN BERBAGI BERKAH. Saya sekarang dapat membeli rumah type 70 real estate, dan tidak lagi mengontrak rumah di gang sempit dibilangan Sukaresmi Cikarang.
Jadi kepada anda yang masih ragu, jangan pikirkan, ikuti langkah saya toh hanya Rp. 100.000,-. Kuncinya lakukan dengan jujur dan yakin dan percaya," potongan bboardcast status Facebook
Tak hanya sampai disitu, pemilik nama Facebook Fenralove ArsholOlshop Ktg pun memposting jika dirinya menrima aliran dana dari Program Berbagi Berkah.
Meski telah ramai diperbincangkan, hingga sata ini wartawan Tribun Manado masih menelusuri terkait ramainya program money game.
Postingan ini pun dikomentari oleh warganet yang penasaran.
Aksesoris Colection: Bagaimana ini ka?
Nah guys, gimana menurut kalian? semoga hal ini tak merugikan banyak orang.
Sebaiknya jang terburu-buru ikut meramaikan.
Terkait ramainya program berbagi berkah si Facebook Otoritas Jasa Keuangan menanggapi hal tersebut.
Viral di Facebook 'Program Berbagi Berkah', OJK: Hati-hati Investasi Bodong Berkedok Arisan Online
Masyarakat di Sulawesi Utara lagi dihebohkan dengan 'Program Berbagi Berkah' yang viral di media sosial beberapa hari terakhir.
Program itu menawarkan dana melalui saling transfer antar-rekening bank peserta. Satu peserta diminta mentransfer dana masing-masing Rp 25 ribu kepada empat nomor rekening peserta.
Peserta telah mentransfer dana dijanjikan mendapatkan imbalan dari transfer balik dari peserta berikutnya dengan dana berlipat jauh lebih besar dari 'modal' awal.
Menyikapi penawaran Program Berbagi Berkah yang mirip dengan arisan online ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut mengimbau masyarakat berhati-hati.
Pasalnya, penawaran tak berbeda dengan arisan online yang memanfaatkan media sosial (Facebook) untuk penyebaran informasi
Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal Industri Keuangan Non-bank (IKNB) dan Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Sulutgomalut, Ahmad Husain mengatakan, masyarakat harus waspada dan mencermati lebih dulu penawaran investasi.
"Yang jelas ini bukan skema investasi yang benar dan sesuai ketentuan yang diatur oleh OJK," ujar Ahmad, Minggu (7/6/2019).
Ahmad mengatakan, penawaran itu mirip 'money game', dimana uang yang dihimpun dan dibagikan berdasarkan member (peserta) yang direkrut.
"Semakin banyak member semakin besar keuntungan padahal tidak ada produk yg dijual. Ini ciri ciri investasi bodong," ujar Ahmad.
Katanya, model investasi seperti Program Berbagi Berkah seperti ini memang tidak menjadi ranah pengaturan dan pengawasan OJK.
"Karena tidak ada lembaganya yang mengajukan perizinan menghimpun dana masyarakat ke OJK," kata Ahmad.
Humas OJK Sulutgomalut, Mouren Monigir menambahkan, masyarakat harus hati-hati menyikapi tawaran investasi dengan iming-iming imbal hasil tak wajar.
"Tak ada produk yang ditawarkan, bunga keuntungannya tak wajar, lebih dari 100 persen. Memang cuma Rp 100 ribu tapi berpotensi merugikan," kata Mouren.
Lanjutnya, ada hal yang perlu diberi perhatian oleh masyarakat yakni data-data pribadi nasabah diumbar ke media sosial. Dikhawatirkan itu disalahgunakan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan.
"Kami lihat di situ diwajibkan menulis nama lengkap, nama bank, nomor rekening dan email. Dengan kecanggihan teknologi bisa mengakses layanan perbankan kita. Misalnya internet banking," ujarnya.
Selain itu, Mouren bilang bisa saja penawaran ini adalah cara lain kelompok teroris untuk menghimpun dana melalui media sosial.
"Lalu di medsos disebar foto seorang anak sakit parah dan harus dioperasi membutuhkan dana dan meminta bantuan dan lewat transfer bank," katanya.
Selain itu, perlu diperhatikan, biasanya 'money game' membawa-bawa nama publik figur, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk meyakinkan calon peserta.
"Biasanya akan diawali jaminan pengembalian dan layanan mudah diakses serta ada testimoni, kisah sukses dan embel-embel nama Public figur dan tokoh yang katanya juga ikut program itu," katanya.
OJK memastikan akan tetap mengedukasi masyarakat akan pentingnya sifat kehati-hatian dalam menerima penawaran investasi dengan imbal hasil tak wajar.
Sebelumnya, tengah ramai diperbincangkan terkait 'Program Berbagi Berkah' di berbagai status Facebook hingga dibagikan diberbagai grup Facebook.
(Tribun Manado)
Ikuti berita-berita terbaru di Tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, selebriti, olah raga maupun berita-berita Manado terkini
Baca: KABAR TERBARU NET INVEST, Kejari Kembalikan Uang Rp 5,6 Miliar, Kajari: Cek Saja ke BRI
Baca: PT Manado Akhirnya Putuskan Dua Owner Net Invest Bersalah
Baca: Ini kabar Terbaru Soal Terdakwa Net Invest, Para Korban Pasti Geram!
Jangan lupa subscribe kanal youtube dan fanpage Tribun Manado di bawah ini: