Hadir pula 21 duta besar negara lainnya yang terakreditasi untuk San Marino.
Negara Republik San Marino merupakan negara yang sangat unik. Kepala negaranya dipilih Parlemen dua kali setahun untuk masa jabatan yang singkat yaitu enam bulan.
Masa jabatan tersebut dimulai dari 1 April–30 September untuk tahun yang sama dan 1 Oktober-31 Maret untuk periode berikutnya.
Mengingat singkatnya masa jabatan tersebut, beberapa mantan kepala negara berkesempatan terpilih kembali menjadi kepala negara pada periode-periode berikutnya.
San Marino merupakan negara enclave yang terletak di semenanjung Italia sebelah timur laut.
Wilayah negara ini termasuk dalam lima negara dengan luas wilayah paling kecil di dunia dengan total penduduk 32.000 jiwa (data tahun 2016).
Walaupun demikian, San Marino merupakan negara kaya dengan pendapatan per kapita yang cukup tinggi.
Dalam siaran pers yang diterima Kompas.comdari KBRI di Roma, disebutkan, potensi kerja sama perdagangan dan investasi antara San Marino dan Indonesia tergolong besar.
Hal itu mengingat San Marino yang memiliki dwi kewarganegaraan dan memegang paspor Italia.
Selain itu, banyak pula warga negara San Marino yang berkunjung ke Indonesia, baik sebagai wisatawan, ataupun pengusaha yang tergabung dengan kelompok wisatawan Italia.
Pameran lukisan
Sehari sebelum menghadiri acara pelantikan Dwi Kepala Negara San Marino, Dubes RI Roma juga diundang untuk membuka pameran lukisan karya pelukis Italia, Giovanni Sangalli.
Sangalli adalah pelukis yang beristrikan warga negara Indonesia.
Pameran lukisan yang sebagian besar bertema abstrak tersebut akan dipajang di Gedung Centro Fiorina, Kantor Kadin San Marino.
Dalam acara tersebut, para pengunjung tak hanya diajak menikmati 35 buah koleksi lukisan Giovanni Sangalli, tapi pun disuguhi berbagai makanan khas Indonesia.
Ada pecel, sate ayam, lumpia, serta beberapa kudapan manis khas Indonesia lainnya.
Baca tanpa iklan