PAMI Minsel: Proyek Infrastruktur Jangan Asal Jadi

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Fransiska_Noel
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Ketua Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Minahasa Selatan (Minsel), Jenry Mandey meminta kepada pemerintah kabupaten agar mengawasi jalanya proyek di daerah ini.

"Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD) Perubahan 2015 Minsel sebesar Rp 148.106.143.459. Penambahan ini porsi paling besar digunakan untuk pembangunan infrastruktur, sehingga bisa dikatakan Minsel 'kebanjiran' proyek dalam bentuk fisik," ujarnya, Jumat (21/10).

Namun dengan tenggang waktu yang singkat untuk pelaksanaan proyek, dikhawatirkan pekerjaan menjadi asal jadi saja.

Bila itu terjadi, pembangunan infrastruktur tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, tapi justru menimbulkan kecurigaan bahwa pembangunan dijalankan tidak memerhatikan kualitasnya namun hanya dimanfaatkan saja.

"Masuknya anggaran yang besar di akhir tahun lewat APBD Perubahan akan berakhir pada tiga kemungkinan. Pertama apa yang menjadi tujuan menyediakan infrastruktur bagi masyarakat sukses dilaksanakan, kedua proyek dijalankan namun amburadul karena dikerjakan 'setengah hati'," ujarnya.

Kemudian ketiga akan menghasilkan Silpa yang besar di akhir tahun, dalam artian apa yang dianggarkan jadi mubazir.

Lanjut dijelaskannya, agar apa yang direncakan pemerintah berjalan mulus, maka pekerjaan proyek harus disesuaikan dengan bestek.

"Kalau didapati di lapangan terjadi penyimpangan, kami LSM PAMI Minsel siap membawa persoalan keranah hukum. Sebab potensi terjadi penyimpangan anggaran, besar kemungkinannya," tandasnya. (Tribun Manado/Andrew Pattymahu)

Berita Terkini