Breaking News
Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PLN

Peduli Lingkungan, PLN UP3 Tolitoli Gelar Aksi Eco-Enzyme dan Showcase Pemasaran

Peduli Lingkungan Sekaligus Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Tolitoli Gelar Aksi Eco-Enzyme dan Showcase Pemasaran.

Tayang:
Dokumentasi PLN
SOSIAL LINGKUNGAN - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tolitoli melalui Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) menggelar kegiatan berskala sosial-lingkungan di Kelurahan Nalu, Kabupaten Toli-toli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Foto diterima Tribun Manado, Rabu 10 Juni 2026.  

Ringkasan Berita:
  • Peduli Lingkungan Sekaligus Dekat dengan Pelanggan
  • PLN UP3 Tolitoli Gelar Aksi Eco-Enzyme dan Showcase Pemasaran
  • Kegiatan di Kelurahan Nalu, Kabupaten Toli-toli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

TOLI-TOLI - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tolitoli melalui Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) menggelar kegiatan berskala sosial-lingkungan di Kelurahan Nalu, Kabupaten Toli-toli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan pelanggan dan masyarakat luas, 

Kegiatan tersebut berupa edukasi pembuatan dan pemanfaatan eco-enzyme yang dirangkaikan secara strategis dengan showcase pemasaran produk serta layanan masa depan PLN.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dan sinergi yang solid bersama Jalasenastri Tolitoli dan Pemerintah Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli.

Aksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat. 

Melalui kegiatan ini, PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga mengambil peran aktif sebagai motor penggerak perubahan perilaku masyarakat yang lebih peduli pada ekologi.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kolaborasi lintas sektor ini. Menurutnya, isu lingkungan hidup dan peningkatan kualitas layanan pelanggan adalah dua hal yang berjalan beriringan dalam transformasi PLN.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif progresif dari PIKK PLN UP3 Tolitoli bersama Jalasenastri dan Kelurahan Nalu. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa insan PLN beserta keluarga besar korporasi mampu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya membawa terang secara harafiah melalui listrik, tetapi juga membawa terang bagi masa depan kelestarian lingkungan," ungkap Usman dalam rilis yang diterima Tribun Manado, Rabu (10/6/2026). 

Usman menambahkan, keterlibatan aktif komunitas perempuan dan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik merupakan pilar penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. 

"Transformasi menuju era yang lebih hijau membutuhkan kontribusi dari setiap elemen masyarakat. Edukasi eco-enzyme ini adalah langkah taktis untuk mereduksi beban lingkungan dari hulu, sekaligus membentuk kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya domestik secara bijak," tambah Usman.

Kegiatan edukasi ini secara khusus bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi produk multiguna. Dengan memanfaatkan limbah dapur yang sering kali terbuang sia-sia, seperti kulit buah dan sisa sayuran, proses fermentasi eco-enzyme mampu menghasilkan cairan yang kaya manfaat. 

Cairan ini dapat diaplikasikan sebagai pupuk organik alami, pembersih lantai yang ramah lingkungan, disinfektan, hingga membantu menjaga serta memulihkan kualitas ekosistem air di lingkungan sekitar.

Ketua PIKK PLN UP3 Tolitoli menyampaikan bahwa gerakan ini dirancang untuk menciptakan dampak ekonomi sirkular yang sederhana namun bermakna bagi kaum perempuan dan ibu rumah tangga. Salah satu inovasi yang ditekankan adalah penyulapan limbah buah menjadi bahan baku pembuatan sabun organik.

"Melalui kegiatan eco-enzyme ini, kami ingin mengajak seluruh peserta untuk mengubah cara pandang terhadap sampah. Limbah organik yang tadinya tidak bernilai, kini bisa disulap menjadi sesuatu yang bernilai guna tinggi dan ekonomis. Langkah sederhana yang dimulai dari dapur rumah kita masing-masing ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang masif bagi kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar," jelasnya.

Selain aksi lingkungan yang berorientasi pada pelestarian alam, PLN UP3 Tolitoli juga memanfaatkan momentum berharga ini dengan menghadirkan showcase pemasaran interaktif. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved