Senin, 8 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PLN

PLN Hadirkan Terang 24 Jam di Empat Pulau di Sulawesi Utara 

Dorong ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat kepulauan, PLN hadirkan terang 24 jam di empat pulau Sulut. 

Tayang:
Dokumentasi PLN
PERESMIAN - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ir. Ahmad Riza Patria, MBA saat memberikan arahan dalam acara peresmian layanan kelistrikan di 4 Pulau yang ada di Sulawesi Utara. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE saat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan PLN yang telah mewujudkan mimpi masyarakat di 4 Pulau yang ada di Sulawesi Utara. 

Ringkasan Berita:
  • PT PLN (Persero) tingkatkan jam operasional layanan listrik di empat pulau strategis di Provinsi Sulawesi Utara.
  • Sebelumnya 6 jam menjadi 12 jam kemudian saat ini sudah 24 jam penuh. 
  • Pulau Buhias (Kepulauan Sitaro), Pulau Kakorotan (Kepulauan Talaud), Pulau Mantehage, dan Pulau Nain (Minahasa Utara).

MANADO - Jam operasional layanan listrik di empat pulau strategis di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi ditingkatkan oleh PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo). 

Dari sebelumnya 6 jam menjadi 12 jam kemudian saat ini sudah 24 jam penuh. 

Keempat wilayah tersebut adalah Pulau Buhias (Kepulauan Sitaro), Pulau Kakorotan (Kepulauan Talaud), Pulau Mantehage, dan Pulau Nain (Minahasa Utara).

Baca juga: PLN UID Suluttenggo Gelar Apel Siaga Jaga Keandalan Pasokan Listrik Jelang Natal dan Tahun Baru

Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan keadilan energi hingga ke beranda terdepan NKRI, sekaligus mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan daerah tertinggal.

Sebelumnya, warga di keempat pulau tersebut hanya dapat menikmati listrik pada malam hari. Dengan beroperasinya listrik 24 jam, potensi ekonomi local terutama di sektor perikanan dan pariwisata diprediksi akan meningkat pesat karena masyarakat kini dapat menggunakan mesin pendingin hasil laut (cold storage) dan fasilitas pendukung lainnya tanpa hambatan waktu.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, dalam laporannya menyampaikan bahwa PLN telah melaksanakan sejumlah langkah konkrit dalam meningkatkan layanan kelistrikan 24 jam di Pulau Buhias, Kakorotan, Mantehage, dan Nain.

“Kami telah melakukan relokasi mesin untuk penambahan kapasitas pembangkit, guna memastikan kecukupan daya di empat pulau tersebut. Saat ini, masing-masing sistem kelistrikan berada dalam kondisi surplus daya sehingga mampu mendukung operasional listrik 24 jam secara berkelanjutan,” ungkap Usman dalam rilis yang diterima Tribun Manado, Rabu (17/12/2025). 

“Lebih lanjut kami juga merevitalisasi pembangkit untuk menambah daya mampu pembangkit, revitalisasi panel sinkron, sebagai upaya penguatan keandalan sistem dan menjaga stabilitas operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat berjalan aman dan andal, revitalisasi sistem bahan bakar minyak (BBM) dan pembenahan gedung sentral pembangkit, serta melakukan penambahan tenaga operator Ppembangkit dan tenaga pelayanan teknik,” tambah Usman.

Dengan beroperasinya listrik 24 jam di Pulau Buhias, Kakorotan, Mantehage, dan Nain, maka sepanjang tahun 2025 ini PLN UID Suluttenggo telah berhasil meningkatkan jam nyala listrik menjadi 24 jam di total tujuh pulau di Sulawesi Utara.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri menegaskan bahwa listrik yang diresmikan ini adalah pelaksanaan nyata arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa Program Listrik Desa harus hadir dan tuntas, dan bahwa dalam empat tahun negara tidak boleh meninggalkan desa dan pulau terluar.

“Kita tidak hanya menyalakan listrik, tetapi menepati janji negara kepada rakyatnya. Penyalaan listrik 24 jam ini adalah wujud nyata Sila Kelima Pancasila yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, karena keadilan sosial berarti ; anak-anak di pulau dapat belajar tanpa dibatasi waktu, nelayan tidak lagi harus menghabiskan hasil tangkapan dalam satu hari karena kini ikan dapat disimpan di cold storage atau lemari pendingin, dan usaha kecil serta Wisata dapat tumbuh di kampung sendiri,” ungkap Arsyadany.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayor Jenderal TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E, menyambut baik pencapaian ini sebagai kado natal bagi masyarakat kepulauan di Sulawesi Utara.

"Listrik bukan hanya sekedar Cahaya, tetapi pintu menuju masa depan yang lebih adil. Kehadiran listrik 24 jam diharapkan membawa dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, keamanan, dan perekonomian,” ungkap Gubernur Yulius.

“Dengan listrik yang andal, aktivitas belajar anak-anak semakin optimal, layanan Kesehatan lebih terjamin, dan roda ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih maju untuk menuju Sulawesi Utara yang terang, mandiri dan Sejahtera,” tambah Gubernur Yulius. 

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ir. Ahmad Riza Patria MBA, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PLN (Persero) yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam menghadirkan listrik hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved