Breaking News
Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pertanian

Kopra di Minsel Terjual Rp 1200/Kg

Dampak Pelabuhan Minsel mulai terasa, dimana Kapal Princes Vanessa yang untuk pertama berlayar di Minsel

Penulis: | Editor:
Kopra di Minsel Terjual Rp 1200/Kg - kopra.jpg
NET
ilsutrasi kopra.
Laporan Wartawan Tribun Manado: David P

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Dampak Pelabuhan Minsel mulai terasa, dimana Kapal Princes Vanessa yang untuk pertama berlayar di Minsel membeli kopra keringa dari petani seharga Rp 1200 perkilogram. Harga ini lebih tinggi, dari harga pasaran yang seharga Rp 850-900 perkilogram.

"Kita harus lihat sisi positifnya pelabuhan ini, dimana dapat meningkatkan strata hidup. Contohnya sekarang dari Filipina beli kopra kering disini dengan harga seribu dua ratus perlikilo lebih tinggi dari harga pasaran yang sembilan ratus perkilo," ujar Drs Sonny Tandayu, Wakil Bupati Minsel.

Menurut Tandayu, itu suatu pertanda Minsel mulai dilirik dunia internasional, meski begitu dirinya menghimbau selain sisi pembangunan terus berjalan, pengurusan syarat administrasi juga harus terus berjalan.

"Sambil pembangunan berjalan terus, pengurusan syarat terus juga harus terus berjalan, sebab pelabuhan ini belum diserahkan ke Minsel oleh Provinsi," ungkapnya.

Pengurusan administrasi yakni, dokumen kapal, syarat keimigrasian. Dimana hingga sekarang Pelabuhan Minsel masih merupakan bagian dari wilayah kerja Kantor Pelabuhan Belang (Minahasa Tenggara).

"Ini masih merupakan bagian dari Kantor Pelabuhan Belang, dimana mereka adalah UPTD dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut RI," ujar Jimmy Tamon, Kadishub Minsel menambahkan.

Ferry Jacob pengawas proyek pembangunan pelabuhan mengatakan memang saat ini pelabuhan masih berada dalam pengawasan kontraktor belum diserahkan ke Pemkab Minsel, tetapi mengenai masuknya kapal Filipina ini dikatakannya mereka fleksibel saja.

"Torang fleksibel saja, sebab izin mungkin sudah dari atas. Tetapi seperti kapal filipina ini menguntungkan dengan membeli kopra harga tinggi," ujar dia.

Dijelaskannya panjang dermaga 82 meter, lebar delapan meter, Jalan masuk (trestel) panjang 14 meter lebar enam meter. "Kolam manuver pelabuhan ini lebih luas dibanding Pelabuhan Bitung, dan kedalaman mencapai 19 Meter," ujarnya. (vid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved