Jumat, 29 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Yohanes 8: 31-36, Berkibarlah Benderaku

Berkibarlah benderaku, lambang suci gagah perwira. Di seluruh pantai Indonesia, kau tetap pujaan bangsa.

Tayang:
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Meta AI
ALKITAB: Ilsutrasi Alkitab 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berjudul berkibarlah benderaku.

Bacaan Alkitab diambil dalam Yohanes 8: 31-36.

Renungan diambil dari moment of inspiration LPMI.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Yohanes 8:30, Percaya Yesus Pasti Merdeka dan Selamat

“Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yohanes 8:32)

Berkibarlah benderaku, lambang suci gagah perwira. Di seluruh pantai Indonesia, kau tetap pujaan bangsa.

Siapa berani menurunkan engkau, serentak rakyatmu membela.

Sang Merah Putih yang perwira, berkibarlah selama-lamanya (Sebagian lirik lagu Berkibarlah Benderaku, Cip Ibu Sud).

Lagu “Berkibarlah Benderaku” bukan hanya sebuah nyanyian ia adalah suara hati bangsa.

Setiap baitnya menyuarakan semangat perjuangan, dan tekad mempertahankan kemerdekaan.

Saat Sang Merah Putih berkibar, seharusnya berkibar pula semangat kita sebagai anak bangsa dan lebih dari itu, sebagai anak-anak Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Perayaan Kemerdekaan Indonesia yang ke 80 tahun adalah tonggak sejarah besar, tetapi juga momen refleksi.

Kita Merdeka dari penjajahan fisik, namun apakah kita sungguh-sungguh merdeka secara rohani dan moral?

Banyak orang terjajah oleh dosa, korupsi, dan kebencian, terikat oleh luka batin, dendam, dan kemunafikan, terjerat oleh gaya hidup yang egois dan tidak peduli sesama.

Kebenaran Kristus harus menjadi dasar untuk membangun bangsa ini, kemerdekaan dari dosa adalah dasar bagi kemerdekaan sosial dan nasional, Bangsa Indonesia akan benar-benar maju jika generasi muda merdeka dalam Kristus.

Yesus berbicara kepada orang-orang Yahudi yang sudah percaya kepada-Nya, tetapi belum sungguh-sungguh memahami makna iman yang membebaskan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved