Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen 2 Tesalonika 1:4, Tabah Dalam Iman Walau Dianiaya

Penganiayaan yang dilakukan kepada mereka tidaklah menyurutkan semangat mereka mengikut Tuhan.

Tayang:
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Meta AI
ALKITAB: Ilsutrasi Alkitab 

Sehingga persaudaraan dan kebersamaan mereka semakin kuat dan kokoh.

Mereka menjadi solid karena solidaritas dalam Tuhan yang sangat kuat.

Mereka memiliki Komitmen yang kuat dalam mengiring Kristus, sehingga tak dapat dikalahkan oleh berbagai siasat jahat guru palsu dan penindasan musuh jemaat.

Mereka terus bertekun dalam Tuhan, walau harus menanggung beban berat. Iman mereka tidak goyah.

Kasih persaudaraan senantiasa terpelihara.

Mereka hidup saling mengasihi dan semakin dewasa dalam hidup beriman dalam persekutuan berjemaat.

Mereka semakin tekun beribadah kepada Tuhan dan terus memelihara hidup takut akan Tuhan.

Inilah yang disenangi oleh Paulus. Ketika dia mengirim surat untuk kedua kalinya, dia menyatakan rasa bangganya kepada jemaat Tesalonika.

Dengan rasa bangga dan penuh ucapan syukur kepada Tuhan Yesus, Paulus menyatakan bahwa dia bersama jemaat lainnya bermegah atas cara hidup mereka itu.

Mereka salut dengan ketabahan dan kehidupan beriman jemaat Tesalonika yang sungguh, kuat, kokoh dan teguh dalam Tuhan.

Mereka tabah dan setia menghadapi segala penganiayaan dan penindasan yang membuat mereka sangat menderita.

Ketabahan mereka dalam Tuhan adalah kemegahan umat percaya. Sebab itu telah menjadi teladan bagi jemaat Kristen di tempat lain.

Hal itu mengingatkan Paulus tentang apa yang dia alami dan dia lakukan menghadapi musuh-musuhnya yang tak pernah berhenti menyerangnya, namun tidak pernah mengendorkan ataupun menyurutkan semangatnya dalam memberitakan Injil.

Karena Dia menyadari bahwa semua orang yang mengikut Yesus, harus melewati penderitaan yakni harus memikul salib.

Mengikut Tuhan tidak enak dan tidak bebas dari penderitaan, tapi harus menderita, agar kita ternyata teruji dan terbukti setia kepada-Nya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved