Prakiraan Cuaca Sangihe
Info BMKG Cuaca Kepulauan Sangihe Besok, Minggu 3 Agustus 2025
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah di Sangihe, Sulawesi Utara, akan mengalami cuaca berawan pada Minggu (3/8/2025).
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Yeshinta Sumampouw
TRIBUNMANADO.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, akan mengalami cuaca berawan pada Minggu (3/8/2025).
Namun, terdapat tiga kecamatan yang diprediksi akan diguyur hujan ringan, yaitu Kepulauan Marore, Nusa Tabukan, dan Tatoareng.
Prakiraan ini dilansir dari bmkg.go.id pada Sabtu, 2 Agustus 2025 pukul 13.30 Wita.
Berikut prakiraan cuaca per kecamatan di Kepulauan Sangihe:
• Kendahe – berawan
• Kepulauan Marore – hujan ringan
• Manganitu – berawan
• Manganitu Selatan – berawan
• Nusa Tabukan – hujan ringan
• Tatoareng – hujan ringan
• Tamako – berawan
• Tabukan Tengah – berawan
• Tabukan Selatan – berawan
• Tabukan Selatan Tengah – berawan
• Tabukan Selatan Tenggara – berawan
• Tabukan Utara – berawan
• Tahuna – berawan
• Tahuna Barat – berawan
• Tahuna Timur – berawan
Disclaimer: Cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk informasi terkini dan update real-time, kunjungi situs resmi bmkg.go.id.
Baca juga: Info Cuaca BMKG Sulut Besok Minggu 3 Agustus 2025: Sebagian Besar Wilayah Diprakirakan Berawan
Tentang Prakiraan Cuaca
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Tahap-tahap memprakirakan cuaca
Sebelum menyebarkan informasi mengenai prakiraan cuaca melalui media massa, ada beberapa proses yang harus dilalui. Di antaranya:
Pengumpulan data
Dalam proses pengumpulan data, para ahli mengamati tekanan atmosfer, suhu, kecepatan angin, kelembaban, dan curah hujan di permukaan bumi.
Pengukuran suhu, kelembaban, dan angin di atas permukaan bumi dilakukan dengan meluncurkan radiosonde (balon cuaca). Biasanya data-data tersebut diperoleh dari permukaan bumi hingga stratosfer, sekitar 30.000 m.
Asimilasi data
Dalam proses asimilasi data, informasi yang diperoleh dari pengamatan disesuaikan dengan suatu model prakiraan numerik untuk membuat analisis meteorologi.
Prakiraan cuaca numerik
Model prakiraan cuaca numerik adalah keadaan atmosfer yang disimulasikan oleh komputer. Model tersebut menjadi dasar prakiraan cuaca.
Model hasil pemrosesan
Dalam proses ini, para ahli menginterpretasikan data ke dalam prakiraan cuaca yang dapat dipahami oleh masyarakat.
Penyampaian prakiraan cuaca ke masyarakat
Tahap akhir proses prakiraan cuaca ini merupakan tahap yang paling penting.
Para ahli cuaca harus dapat menyampaikan informasi prakiraan cuaca dengan cara yang dapat dipahami oleh masyarakat.
Prakiraan cuaca sangat bermanfaat bagi manusia. Misalnya, manusia dapat merencanakan kegiatan atau perjalanan dengan mengandalkan prakiraan cuaca.
Prakiraan cuaca juga bisa menyelamatkan manusia dari bencana alam.
Selain itu, manfaat prakiraan cuaca juga dirasakan dalam hal lain, seperti transportasi udara, laut, pertanian, perusahaan listrik, gas, dan lain-lain. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Cuaca-Sangihe-Besok-3-Agustus-2025.jpg)