Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Kejadian 4: 17-26, Umat yang Cerdas
Dalam catatan Musa, ternyata keturunan Kain yang ke 6 adalah para pencipta alat musik, perkakas tembaga dan besi.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berjudul umat yang cerdas.
Bacaan Alkitab diambil dalam Kejadian 4: 17-26.
Renungan harian diambil dalam moment of inspiration LPMI.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Pengkhotbah 11:1, Tuhan Menghidupkan
Firman Tuhan : “Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling. Zila juga melahirkan anak, yakni Tubal-Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi.” (Kejadian 4: 21-22)
Dalam perjalanan peradaban manusia, sebagian sejarawan meyakini zaman besi paling tua tercatat di Mesir dan Anatolia di 3000 SM.
Indonesia sendiri kemungkinan baru melek huruf antara 50-100M (prasasti pertama di Kutai tahun 450 M), namun di tahun 700-an kita sudah memiliki jati diri arsitektur Nusantara.
Menurut kajian arsitektur modern, saat itu kompleks Prambanan adalah bangunan tertinggi dan terindah di Asia!
Jika kita bandingkan dengan catatan Alkitab, saat Musa menulis 5 Kitab pertama PL (kira-kira 3000 SM), saat itu beraneka benda logam misalnya besi (alat pertanian dan senjata) sudah menjadi barang umum.
Perunggu, perak, dan emas harganya mahal namun sudah menjadi barang yang dipakai sehari-hari.
Dalam catatan Musa, ternyata keturunan Kain yang ke 6 adalah para pencipta alat musik, perkakas tembaga dan besi.
Sebetulnya Kain adalah peternak, namun ia mendirikan sebuah kota bernama Henokh (sesuai nama anaknya).
Desain bangunan kota itu mirip dengan konsep kota pada zaman Musa, yakni area pemukiman yang dihuni banyak orang dengan kelengkapan akomodasinya.
Jika Kain saja bisa membangun kota, maka sangatlah wajar keturunannya yang ke-6 menekuni alat musik dan produsen perkakas besi dan tembaga.
Kita memperkirakan demikian sebab dalam keyakinan Injili, Alkitab memang bukan buku sejarah, tapi jika berbicara tentang fakta sejarah ia tidak mungkin salah.
Sebagai bangsa, Indonesia yang baru melek huruf ribuan tahun setelah bangsa Timur tengah.
| Pakatuan Wo Pakalawiren, Renungan Lansia GMIM 17-23 Mei 2026, Takhtamu Ya Allah Tetap Selamanya |
|
|---|
| Bina Remaja GMIM, Renungan 17-23 Mei 2026, Ibrani 1:5-14, Takhtamu Ya Allah Tetap Untuk Seterusnya |
|
|---|
| Pelita, Renungan P/KB GMIM 17-23 Mei 2026, Ibrani 1:5-14, Takhtamu Ya Allah Tetap Untuk Seterusnya |
|
|---|
| Upus Ni Mama, Renungan W/KI GMIM 17-23 Mei 2026, Takhtamu Ya Allah Tetap Untuk Selamanya |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Sabtu 16 Mei 2026, 1 Korintus 2:1-5, Iman Berdiri di Atas Kekuatan Allah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Alkitab-srfvbsrtgbfvsdr.jpg)