Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sejarah Tsunami

Ini 10 Tsunami Besar yang Terjadi di Dunia hingga Sebabkan Banyak Korban

Berikut ini daftar tsunami besar yang terjadi di dunia hingga menyebabkan banyak korban jiwa.

Editor: Glendi Manengal
Meta AI
TSUNAMI: Foto ilustrasi buatan Meta AI, ini 10 tsunami paling dahsyat di dunia yang ubah sejarah dan telan ratusan ribu korban. 

Banyak warga tidak sempat menyelamatkan diri.

Diperkirakan lebih dari 230.000 orang tewas di 14 negara, menjadikan peristiwa ini tsunami paling mematikan dalam sejarah modern.

Indonesia mencatatkan jumlah korban terbanyak.

Dampak bukan hanya pada kerusakan fisik, tetapi juga pada trauma psikologis para penyintas.

Kota berubah menjadi puing dan lumpur.

Air laut yang dulu menopang kehidupan kini menjadi sumber duka mendalam.

Meski begitu, tragedi tersebut memicu berbagai perubahan global:

  • Sistem peringatan dini tsunami mulai dibangun dan diperluas.
  • Dukungan internasional datang dari berbagai negara.
  • Masyarakat Aceh perlahan membangun kembali kehidupan mereka.

2. Tohoku 2011: Ketika Teknologi Tak Mampu Menahan Murka Alam

Pada Jumat, 11 Maret 2011 pukul 14:46 waktu setempat, terjadi gempa bumi berkekuatan 9,0 skala Richter di wilayah Tohoku, Jepang bagian timur laut.

Gempa berlangsung selama sekitar 6 menit dan mengguncang kota-kota besar termasuk Tokyo.

Infrastruktur rusak, dan aktivitas warga terganggu secara signifikan.

Guncangan tektonik memicu tsunami dengan tinggi gelombang antara 10 hingga 40 meter, yang menghantam kawasan pesisir seperti Sendai, Ishinomaki, dan wilayah sekitar.

 Guncangan tektonik adalah getaran atau pergerakan pada permukaan bumi yang terjadi akibat pergeseran lempeng tektonik—yaitu potongan besar kerak bumi yang saling bersentuhan dan bergerak perlahan di atas lapisan mantel.

Rumah hancur, kendaraan tersapu, dan ribuan bangunan luluh lantak.

Korban jiwa mencapai lebih dari 18.000 orang, termasuk yang dinyatakan hilang.

Banyak keluarga kehilangan anggota, dan proses pencarian korban berlangsung berbulan-bulan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved