Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Obor Pemuda GMIM, Renungan Senin 28 Juli 2025, 2 Tesalonika 1:3, Mengucap Syukur Karena Imanmu

Obor Pemuda GMIM, renungan Senin 28 Juli 2025. Pembacaan alkitab terdapat pada 2 Tesalonika 1:3.

Editor: Chintya Rantung
Chintya Rantung/Tribun Manado
OBOR PEMUDA GMIM - Renungan Senin 28 Juli 2025. Pembacaan alkitab terdapat pada 2 Tesalonika 1:3. Tema perenungan adalah Mengucap Syukur Karena Imanmu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Obor Pemuda GMIM, renungan Senin 28 Juli 2025.

Pembacaan alkitab terdapat pada 2 Tesalonika 1:3.

Tema perenungan adalah Mengucap Syukur Karena Imanmu.

Khotbah:

Dalam dunia pendidikan Kristen saat ini, ketika penekanan pembentukan karakter menjadi perhatian utama, maka pemberian apresiasi kepada anak didik harus selalu diberikan. 

Di sebuah sekolah Kristen, ketika siswa akan menerima laporan didik mereka, jauh beberapa hari sebelumnya pihak guru telah mengumumkan kepada orang tua siswa agar apapun hasil yang didapat oleh siswa, orang tua harus memberikan apresiasi dan penghargaan atas usaha mereka.

Nilai yang didapatkan oleh siswa tak akan dibandingkan dengan siswa lainnya. Masing masing siswa punya kemampuan dan keahlian yang berbeda yang tak harus dibanding-bandingkan.

Pencapaian siswa itu sendiri yang dibandingkan dengan pencapaian sebelumnya, supaya progress pribadinya kelihatan. Orang tua dilarang membully atau merendahkan anak atas pencapaiannya karena bakal menjatuhkan semangat si anak.

Kepada jemaat di Tesalonika, Paulus dan para rasul menulis surat yang isinya ucapan syukur kepada Allah karena jemaat itu. Mereka diberikan pujian kepada Tuhan atas iman yang semakin bertambah dan kasih yang semakin kuat pula. Memang setiap keberhasilan umat selalu dikembalikan pujian kepada Tuhan.

Karena segala kemuliaan hanya untuk Tuhan yang telah mengaruniakan segalanya. Tapi tentu pujian syukur kepada Tuhan ini juga bernada apresiasi bagi jemaat yang telah setia dan taat di tengah-tengah penderitaan.

Ketaatan jemaat di Tesalonika bukan hanya bermanfaat bagi mereka sendiri, tapi juga bagi jemaat lain yang mendengar. Karena, ketabahan dan iman mereka membuat para rasul bermegah tentang mereka kepada jemaat lain.

Apresiasi penting diberikan supaya selain menyenangkan hati, tapi seterusnya memberikan semangat untuk melanjutkan semangat kesetiaan untuk ada di hadapan Tuhan sebagai umat yang diteladani.

Demikian pula apresiasi dari para pemimpin perlu diberikan kepada jemaat yang berjuang dalam iman untuk taat kepada Tuhan. Seperti siswa didik diberikan penghargaan atas pencapaian mereka dalam perjuangan sekolah, demikian pula jemaat diapresiasi atas pencapaian iman mereka. Amin.

Sumber: sobatobor.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved