Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Profil

Profil Savelia Viane Warouw, Guru Asal Kakas Minahasa, Abdi Negara di Nusa Utara Sangihe

Profil Savelia Viane Warouw. Seorang guru asal Kakas, Minahasa. Kini mengabdi di Nusa Utara Sangihe.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Dok. Facebook @Savelia Viane Warouw
Profil Savelia Viane Warouw. ASN Asal Kakas Minahasa. Abdi Negara sebagai guru di Nusa Utara Sangihe. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Savelia Viane Warouw, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Minahasa yang telah mengabdi sebagai guru di Nusa Utara, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Savelia merupakan IPA di SMP Negeri 6 Satap Tabukan Utara, Pulau Matutuang, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Menjadi guru di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) bukan perkara mudah. Hal itu dirasakan betul oleh Savelia.

Savelia diangkat sebagai PNS pada 1 Maret 2019. Sejak saat itu, ia memulai pengabdiannya di pulau kecil yang terletak di tapal batas Indonesia-Filipina.

Menjadi guru di daerah 3T benar-benar menjadi ujung tombak pendidikan.

Pengabdian ini tentu menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran hidup bagi Savelia.

Mengajar di Matutuang tidak hanya soal menjalankan kurikulum, namun menjadi tantangan tersendiri.

Kendala bahasa menjadi salah satu tantangan awal, karena sebagian besar masyarakat di sana menggunakan bahasa Sangihe dan Bisaya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana seperti air bersih dan listrik juga menjadi tantangan rutin.

“Kebanyakan warga hanya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Listrik pun hanya tersedia 12 jam di malam hari, dan sinyal komunikasi juga sangat terbatas,” ungkap Savelia kepada Tribun, Sabtu (26/7/2025).

Kondisi ini membuat guru-guru di wilayah 3T kesulitan untuk mengakses informasi, seperti berkomunikasi dengan keluarga, maupun mengikuti pembelajaran daring.

Meski tantangan kerap menghadang, Savelia tetap setia mengabdi. 

Kebahagiaan sejati bagi Savelia ketika menyaksikan murid-muridnya mampu membaca, menulis, berhitung, bahkan berani bermimpi besar.

"Kebahagiaan itu tak bisa diukur dengan materi. Anak-anak di sini punya semangat luar biasa jika diberikan kesempatan," tutur ibu muda ini.

GURU - Savelia Viane Warouw. Guru IPA di SMP Negeri 6 Satap Tabukan Utara, Pulau Matutuang, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
GURU - Savelia Viane Warouw. Guru IPA di SMP Negeri 6 Satap Tabukan Utara, Pulau Matutuang, Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Eduard J Tahulending/Tribun Manado)

Menurut Mama Dom, panggilan akrabnya saat ini, masyarakat di daerah perbatasan sangat menghargai kehadiran guru.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved