Thailand vs Kamboja
Akhirnya Terungkap Alasan Mengapa Thailand dan Kamboja Bertempur
Phnom Penh menuduh negara tetangganya itu melakukan penggunaan kekuatan secara berlebihan dan melanggar prinsip-prinsip kedaulatan.
Kedua negara juga telah memperkuat kehadiran pasukan di sepanjang perbatasan dalam beberapa minggu terakhir.
Sejarah hubungan Thailand-Kamboja
Ini bukan pertama kalinya terjadi ketegangan antara Thailand dan Kamboja. Setiap kali tensi meningkat, biasanya disebabkan oleh sengketa perbatasan atau ketegangan politik, seperti:
• Pada 1958 dan 1961, Kamboja mengakhiri hubungan diplomatik dengan Thailand terkait sengketa Kuil Preah Vihear.
• Pada 2003, menyusul kerusuhan dan serangan terhadap Kedutaan Besar Thailand di Phnom Penh, Perdana Menteri Thailand saat itu, Thaksin Shinawatra, melancarkan Operasi Pochentong.
Operasi ini mengirimkan pesawat militer untuk mengevakuasi semua warga negara dan diplomat Thailand dari Kamboja dan mengusir diplomat Kamboja sebagai balasan.
• Pada 2008 dan 2011, bentrokan militer pecah di Kuil Preah Vihear.
• Pada 2009, Thailand menurunkan hubungan sebagai tanggapan atas dukungan Kamboja terhadap mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang saat itu sedang diasingkan.
Ke mana arah konflik ini?
Perdana Menteri sementara Thailand, Phumtham Wechayachai, mengatakan sengketa dengan Kamboja tetap "sensitif" dan harus ditangani dengan hati-hati, serta sesuai dengan hukum internasional.
Di sisi lain, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet mengatakan negaranya ingin menyelesaikan sengketa secara damai.
Mereka mengaku "tidak punya pilihan" selain "menanggapi agresi bersenjata dengan kekuatan bersenjata".
Pada masa lalu, meskipun telah terjadi saling serang yang serius, situasi-situasi tersebut mereda relatif cepat.
Pada pertikaian saat ini, kedua negara kekurangan pemimpin yang punya kekuatan dan keyakinan untuk mundur dari konfrontasi, walau tampaknya pertempuran terkini tak akan meluas menjadi perang besar-besaran.
Hun Manet, putra dari seorang mantan penguasa yang kuat, belum benar-benar punya otoritasnya sendiri.
Ayah Hun Manet, Hun Sen, tampaknya bersedia memperdalam konflik ini untuk memperkuat reputasi nasionalisnya.
Di Thailand, pemerintahan koalisi saat ini tampak rapuh.
| Jadwal Mati Lampu Selama 9 Jam, Info PLN Ini Lokasi Terdampak, Jumat 29 Mei 2026 |
|
|---|
| Harga Tiket Pesawat Terbaru dari Manado untuk Periode 29 Mei - 1 Juni 2026 |
|
|---|
| Peringatan Dini BMKG Sulut Cuaca Rabu 27 Mei 2026, Berikut Daerah Potensi Hujan Lebat |
|
|---|
| Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini Rabu 27 Mei 2026, Berikut Rinciannya |
|
|---|
| Gempa Guncang Aceh Rabu 27 Mei 2026, Info BMKG Magnitudo 4,7 Berpusat di Darat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Akhirnya-Terungkap-Alasan-Mengapa-Thailand-dan-Kamboja-Bertempur.jpg)