Perahu Terbalik di Danau Tondano
Akhirnya Terungkap Jasad yang Ditemukan di Pinggiran Danau Tondano Desa Watumea Ialah Cardo Dotulung
Setelah tiga hari pencarian tak kenal lelah, jasad Cardo Dotulung (21), korban tenggelam akibat perahu terbalik di Danau Tondano, akhirnya ditemukan.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID – Harapan yang tersisa kini berubah menjadi duka.
Setelah tiga hari pencarian tak kenal lelah, jasad Cardo Dotulung (21), korban tenggelam akibat perahu terbalik di Danau Tondano, akhirnya ditemukan.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Kamis (24/7/2025) subuh, di perairan sekitar Desa Watumea Jaga 5, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa cukup jauh dari titik awal perahu terbalik pada Senin lalu (21/7/2025).
Baca juga: Breaking News: Cardo Dotulung Korban Perahu Terbalik di Danau Tondano Ditemukan Meninggal Dunia
Kabar penemuan ini dikonfirmasi langsung oleh Marlon Palendeng, petugas dari BPBD Minahasa.
“Iya, sudah pak. Ditemukan subuh,” kata Marlon singkat kepada Tribun Manado.
Menurut tim di lapangan, jasad Cardo ditemukan mengapung dengan mata dan mulut terbuka.
Proses evakuasi dilakukan segera, dan jasad korban langsung dibawa ke RSU Tondano untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan apakah jenazah akan diautopsi atau langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
Kisah tragis ini bermula saat Cardo bersama enam rekannya menaiki sebuah perahu di Danau Tondano.
Naas, perahu mereka terbalik.
Enam rekannya berhasil menyelamatkan diri, namun Cardo hilang dan baru berhasil ditemukan tiga hari kemudian.
Yang membuat kabar ini makin menyayat hati, Cardo Dotulung adalah warga Desa Wulurmaatus, Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan, dan diketahui akan menikah bulan depan.
Rencana indah yang tak pernah kesampaian.
Kini, duka menyelimuti keluarga dan warga desa, menyusul kehilangan seorang pemuda yang dikenal baik dan penuh semangat.
Semoga keluarga diberikan kekuatan menghadapi kepergian yang begitu mendadak ini.
Warga setempat dan netizen di media sosial turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden ini.
Sementara itu, kejadian ini juga menjadi peringatan serius akan pentingnya standar keselamatan saat beraktivitas di perairan, terutama penggunaan pelampung dan pemantauan kapasitas muatan perahu.
Pihak BPBD Minahasa mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperhatikan cuaca serta keselamatan saat beraktivitas di danau, apalagi saat membawa rombongan dalam jumlah besar.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Mengenal Danau Tondano:
Danau Tondano adalah danau terbesar di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan menjadi salah satu destinasi alam paling ikonik di Kabupaten Minahasa. Danau ini bukan hanya menyimpan keindahan, tetapi juga nilai sejarah, budaya, dan potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Luas dan Lokasi
Terletak di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut, Danau Tondano memiliki luas sekitar 4.278 hektare dengan kedalaman rata-rata sekitar 20 meter.
Dikelilingi oleh pegunungan seperti Gunung Tampusu, Gunung Kaweng, dan Gunung Masarang, danau ini memiliki pemandangan yang sejuk dan menyejukkan mata.
Aktivitas dan Potensi Wisata
Danau ini sering dijadikan lokasi wisata alam, memancing, dan berperahu oleh warga lokal maupun wisatawan.
Tersedia beberapa spot menarik di sekitar danau seperti Resort Remboken, Pulau Likri, serta bendungan air PLTA Tanggari yang memanfaatkan air Danau Tondano sebagai sumber energi.
Sumber Mata Pencaharian
Banyak warga di sekitar danau menggantungkan hidup dari perikanan air tawar.
Beberapa jenis ikan air tawar seperti mujair, nila, dan mas hidup subur di danau ini.
Aksesibilitas
Danau Tondano berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Manado, dan dapat dicapai dalam waktu sekitar 1 jam perjalanan melalui jalur darat yang cukup baik.
Nilai Budaya dan Sejarah
Bagi masyarakat Minahasa, Danau Tondano memiliki nilai historis dan kultural.
Legenda dan cerita rakyat seputar asal-usul danau ini masih terus diceritakan dari generasi ke generasi.
Danau ini juga kerap menjadi tempat upacara adat atau kegiatan keagamaan.
Peringatan Keselamatan
Meski indah dan tenang, Danau Tondano menyimpan bahaya tersendiri terutama saat cuaca buruk.
Kejadian perahu terbalik atau korban tenggelam kerap terjadi karena kelalaian dalam memperhatikan faktor keselamatan seperti tidak menggunakan pelampung atau kelebihan kapasitas muatan.
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
Sosok Cardo Dotulung, Korban Tewas Perahu Terbalik di Danau Tondano, Sudah Rencana Nikah Bulan Depan |
![]() |
---|
Akhirnya Cardo Dotulung Ditemukan, Korban Tenggelam di Danau Tondano Minahasa |
![]() |
---|
Akhirnya Terungkap Ricardo Dotulung, Korban Tenggelam di Danau Tondano Akan Menikah Bulan Depan |
![]() |
---|
Korban Tenggelam di Danau Tondano Cardo Dotulung Ditemukan Meninggal, Ini Kronologinya |
![]() |
---|
Breaking News: Cardo Dotulung Korban Perahu Terbalik di Danau Tondano Ditemukan Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.