Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolsel Sulawesi Utara

Tim dari Bolsel Gagal Tampil di Lomba Pocil, Orang Tua Ajak Anak-Anak Liburan ke Water Park

“Buat apa? Sudah tidak ada artinya. Acara sudah selesai, anak-anak kami sudah tidak tampil. Ini bukan soal barangnya lagi, tapi soal tanggung jawab,”

Dok. Pribadi
WATER PARK - Tim dari Bolsel yang gagal tampil di Lomba Pocil dalam rangka HUT Polantas bermain di water park, Sabtu (19/7/2025). Hal ini dilakukan guna menghibur anak-anak. 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO – Setelah gagal tampil di ajang Polisi Cilik (Pocil) dalam rangka HUT Polantas di Lapangan Megamas Manado, Sulawesi Utara, para peserta asal Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) memilih mengalihkan kesedihan mereka dengan berlibur ke wahana permainan air.

Langkah ini diambil para orang tua untuk meredam rasa kecewa dan duka anak-anak mereka yang sebelumnya menangis karena batal tampil dalam lomba akibat keterlambatan pengadaan seragam.

Salah seorang kakek yang mendampingi cucu kesayangannya ke Manado menyampaikan bahwa kejadian ini sangat mengecewakan bagi para keluarga.

“Anak-anak ini sudah semangat latihan, orang tua juga sudah berkorban banyak lalu tidak jadi tampil hanya karena seragam yang tidak datang tepat waktu. Kami sangat kecewa,” kata kakek yang bernama R. Ointu itu.

Sebagai bentuk pengalihan dan hiburan, puluhan siswa yang semestinya tampil akhirnya dibawa ke wahana pemandian dan water park.

Di lokasi, wajah-wajah murung anak-anak itu perlahan berubah menjadi ceria kembali saat bermain air dan menikmati berbagai wahana.

Salah seorang orang tua menyebut bahwa kegiatan ini dilakukan agar anak-anak tidak mengalami tekanan mental akibat kejadian barusan.

Caption foto Para Siswa SD Bolsel yang Tidak Jadi Tampil Pocil Diajak
WATER PARK - Tim dari Bolsel yang gagal tampil di Lomba Pocil dalam rangka HUT Polantas bermain di water park, Sabtu (19/7/2025). Hal ini dilakukan guna menghibur anak-anak.

"Mereka masih kecil, jangan sampai hal seperti ini membekas secara emosional. Jadi kami ajak mereka senang-senang saja dulu," ujar Stenli.

Di sisi lain, muncul informasi bahwa seragam yang menjadi penyebab utama kegagalan tampil baru tiba pada Sabtu sore.

Namun, para orang tua sepakat menolak menerima seragam tersebut karena dianggap sudah terlambat dan sia-sia.

“Buat apa? Sudah tidak ada artinya. Acara sudah selesai, anak-anak kami sudah tidak tampil. Ini bukan soal barangnya lagi, tapi soal tanggung jawab,” tuturnya.

Para orang tua tetap pada pendirian mereka untuk melaporkan kejadian ini ke Kapolres Bolsel AKBP Kuntadi Budi Pranoto.

Bila perlu, akan meneruskannya ke Propam Polri.

Mereka menganggap kejadian ini bukan hanya soal teknis, tetapi kelalaian yang berdampak pada psikologis anak-anak.

Baca juga: 5 Doa Menjenguk Orang Sakit

Baca juga: Info Cuaca Sulawesi Utara Besok Minggu 20 Juli 2025, Info BMKG Potensi Berawan hingga Hujan Ringan

Sementara itu hingga berita ini tayang, Kapolres Bolsel, AKBP Kutandi Budi Pranoto, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi.

Upaya konfirmasi lewat pesan dan panggilan WhatsApp oleh Tribunmanado.com juga masih belum direspon.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved