Breaking News
Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer

Berita Populer Sulawesi Utara Hari Ini, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Manado

Berikut ini beberapa berita populer Sulawesi Utara (Sulut) hari ini Kamis, 17 Juli 2025.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Erlina Langi
Dok. Tribun Manado
POPULER - Berita populer Sulawesi Utara (Sulut) hari ini Kamis, 17 Juli 2025 

TRIBUNMANADO.COM - Berikut ini beberapa berita populer Sulawesi Utara (Sulut) hari ini Kamis, 17 Juli 2025

Inilah daftar berita yang menarik perhatian pembaca di portal Tribun Manado.

Berikut daftar berita populer di Sulut:

1. Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Toko Bangunan di Kelurahan Calaca Manado

Kebakaran hebat melanda sebuah toko bangunan di Lingkungan II Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (17/7/2025) sekitar pukul 06.00 Wita.

Toko bangunan yang diketahui milik lelaki berinisial EDT (40), warga Lingkungan IV Kelurahan Kombos Barat, Kecamatan Singkil, Manado, ini ludes terbakar di bagian lantai dua dan belakang lantai satu.

Berdasarkan keterangan penjual nasi kuning berinisial SM (63) yang melihat langsung kebakaran tersebut, awalnya gumpalan asap hitam membubung dari lantai dua bagian belakang toko bangunan

Melihat hal tersebut, saksi langsung bergegas ke Hotel Riverside yang diketahui masih memiliki keterkaitan dengan toko untuk memberitahukan kejadian.

Ia meminta agar orang di sana segera menghubungi pemilik toko serta pemadam kebakaran.

EDT mengaku mendapat kabar dari kakaknya sekitar pukul 06.30 Wita, dan langsung menuju lokasi kejadian.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), ia melihat bahwa lantai dua dan bagian belakang lantai satu tokonya sudah habis dilahap api.

Dia pun memastikan tidak ada penghuni atau aktivitas di dalam toko saat peristiwa terjadi.

EDT menyebutkan bahwa barang-barang yang terbakar di antaranya cat, tiner, triplek, paralon, bahan las karbit, dan bahan bangunan lainnya, namun belum dapat dipastikan jumlah kerugiannya.

Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menjelaskan, Kapolsek Wenang AKP Verry Alvander Liwutang dan anggota tiba di lokasi pada pukul 06.20 Wita untuk mengamankan TKP dan mengatur lalu lintas di sekitar area kebakaran.

Baca Selengkapnya  

2. Jelang Pengucapan Syukur 2025, Pemprov Sulawesi Utara Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Minahasa

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan kepeduliannya melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut perayaan Pengucapan Syukur, sebuah tradisi tahunan masyarakat Minahasa yang bisa menyebabkan kebutuhan bahan pangan yang meningkat.

Plh Kadis Kominfo Sulut Denny Mangala menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Pemprov Sulut untuk memastikan masyarakat tetap dapat menjangkau kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, di tengah naiknya harga bahan pokok nasional terutama beras.

“Gerakan Pangan Murah ini kami gelar di satu titik di Minahasa, untuk membantu masyarakat menyiapkan kebutuhan pangan jelang Pengucapan,” ujar Mangala, Kamis (17/7/2025).

Langkah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasakan langsung.

Baca Selengkapnya

3. Sempat Viral Tak Beroleh Sekolah Negeri di Manado, Ikra dan Raisa Masuk Swasta, Janji Giat Belajar

Ikra dan Raisa, dua siswa yang sempat viral karena belum mendapatkan sekolah negeri setelah kelulusan SD, kini  telah resmi bersekolah di 2 sekolah swasta di Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Meski sempat tertinggal di hari-hari awal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Ikra dan Raisa akhirnya bisa memulai proses belajar di hari ke-4 MPLS, Kamis 17 Juli 2025.

Raisa diterima di SMP Garuda, sementara Ikra kini menjadi salah satu siswa baru di MTs Muhammadiyah Kelurahan Kombos Barat (Tuna), Jalan Kali Progo, Manado, Sulut.

Dari foto yang didapat Tribunmanado.co,id, senyum bahagia akhirnya terpancar dari wajah Ikra, siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) asal Kecamatan Singkil ini mengaku senang sudah bisa bersekolah.

"Alhamdulilah, Ikra sampaikan terima kasih untuk semua orang yang sudah membantunya hingga akhirnya bisa sekolah. Di sekolah itu juga nanti Ikra akan lebih giat mengaji dan belajar," kata Iyam orangtua Ikra.

Kehadiran Ikra disambut hangat oleh pihak sekolah yang dikenal dengan semangat inklusif dan misi kemanusiaan dalam dunia pendidikan.

“Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Keputusan menerima Ikra adalah bentuk komitmen kami terhadap misi kemanusiaan dan keadilan sosial dalam pendidikan,” kata Kepala Madrasah MTs Muhammadiyah Tuna Djumak Nauwa, S.Sos kepada Tribunmanado.co.id Kamis siang.

MTs Muhammadiyah Tuna Manado berbeda dari sekolah lain di kota ini karena menggabungkan pendidikan akademik berkualitas dengan pendidikan karakter Islami yang kuat.

Dengan pendekatan spiritual dan pembinaan karakter, sekolah ini mendorong siswanya menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab.

“Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi, dan tugas kami adalah memfasilitasi agar potensi itu tumbuh maksimal,” Kata Djumak Nauwa.

Baca Selengkapnya  

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved