Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Profil

Sosok Toto Nugroho, Tersangka Korupsi Minyak Mentah Pertamina yang Punya Harta Rp 21,5 M

Tak hanya jabatannya yang mencolok, Toto juga tercatat memiliki kekayaan lebih dari Rp21,5 miliar berdasarkan laporan LHKPN. 

Editor: Indry Panigoro
Kolase Tribun Manado/Linkedin.com
KASUS KORUPSI PERTAMINA - Toto Nugroho Pranatyasto || Toto Nugroho Pranatyasto menjadi tersangka baru dalam kasus korupsi kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk di PT Pertamina Persero tahun 2018-2023. Kasus korupsi ini membuat negara merugi hingga Rp 285 triliun. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah sosok Toto Nugroho.

Nama Toto Nugroho tengah jadi perbincangan.

Itu setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka bersama sembilan orang lainnya.

Toto Nugroho ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung.

Toto Nugroho terseret dalam kasus dugaan korupsi dai Petamina.

Ya setelah sebelumnya menetapkan sembilan tersangka, Kejaksaan Agung kini kembali menetapkan sembilan orang lainnya, sehingga total sudah 18 tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina tahun 2018–2023.

Kerugian negara yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp 285 triliun.

Salah satu nama yang menjadi sorotan dalam gelombang terbaru penetapan tersangka adalah Toto Nugroho, Direktur Utama perusahaan BUMN yang bergerak di sektor baterai kendaraan listrik.

Dikenal luas sebagai profesional yang berpengalaman di sektor energi dan pelabuhan, Toto kini harus menghadapi tudingan sebagai bagian dari jaringan besar korupsi migas.

Tak hanya jabatannya yang mencolok, Toto juga tercatat memiliki kekayaan lebih dari Rp21,5 miliar berdasarkan laporan LHKPN. 

Lantas, siapakah Toto Nugroho tersebut?

Sosok dan Rekam Jejak

Dikutip dari situs LinkedIn, Toto Nugroho Pranatyasto atau yang akrab disapa Toto Nugroho bukanlah sosok asing di perusahaan pelat merah Tanah Air.

Sejak April 2021 hingga sekarang, Toto Nugroho menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor industri baterai kendaraan listrik (EV).

Selain itu, ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Senior Vice President (SVP) di salah satu Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang energi. Toto Nugroho menjabat dari September 2016 hingga Oktober 2018.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved