Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Profil

Sosok Sri Radjasa Mantan Intelijen yang Yakin Kalau Ijazah Jokowi Palsu: Semakin Memperkuat

Menurut Sri Radjasa Chandra, ijazah Jokowi dicetak dibuat pad atahun 2012 atau 2014.

Editor: Indry Panigoro
Kolase Tribun Manado/SURYAMALANG.COM
IJAZAH JOKOWI - Kolase foto Ijazah Presiden Jokowi dan Potret Kolonel Inf. (Purn.) Sri Radjasa Chandra. Sri Radjasa Chandra adalah seorang mantan intelijen negara yang yakin ijazah Jokowi palsu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah sosok Sri Radjasa.

Nama Sri Radjasa tengah jadi perbincangan saat ini.

Itu usai dirinya menyoroti soal ijazah Presiden Jokowi.

Sri Radjasa adalah mantan intelijen yang yakin ijazah Jokowi palsu bukan cetakan UGM

Mantan intel itu juga mengklaim Pasar Pramuka memang menjadi lokasi pembuatan banyak dokumen palsu, termasuk ijazah.

Menurut Sri Radjasa Chandra, ijazah Jokowi dicetak dibuat pada tahun 2012 atau 2014.

Sri Radjasa menceritakan Pasar Pramuka di Jakarta Timur yang disebut-sebut sebagai tempat pembuatan ijazah Jokowi.

Adapun dugaan adanya kaitan antara ijazah Jokowi dan Pasar Pramuka itu awalnya diungkap oleh Beathor Suryadi, seorang politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Ahlinya (pembuatan ijazah palsu) ada di belakang kios-kios itu,” kata Sri Radjasa dalam video yang diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan pada hari Kamis, (10/7/2025) mengutip Tribunnews.com.

Menurut Sri Radjasa, pada tahun 1990-an tarif pembuatan ijazah palsu universitas swasta yang tidak terkenal sudah mencapai Rp8 juta. Tarif pembuatan ijazah negeri akan berbeda lagi.

Lalu, dia menduga ijazah Jokowi memang palsu.

“Jadi ketika Pak Beathor mengatakan bahwa ada kaitan Pasar Pramuka, dan kemudian saya teliti beberapa hal tentang kepalsuan ijazah itu (ijazah Jokowi), saya sekarang sudah yakin bahwa itu palsu,” ujarnya.

Mantan intel itu mengaku juga pernah berdiskusi dengan pakar forensik digital Rismon Sianipar yang berulang kali menuding ijazah Jokowi palsu. Kata dia, ada keterlibatan kekuasaan untuk menutupi dugaan ijazah palsu.

“Bahkan rekam jejak ijazah ini hilang, seperti misalnya skripsi, terus kemudian lembar penilaian. Artinya semakin memperkuat bahwa ini palsu.”

Dia juga meyakini mantan Wamendes PDTT Paiman Raharjo berada di balik pembuatan ijazah palsu Jokowi.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved