Longsor di Gorontalo
Daftar 6 Nama Korban Selamat dari Tanah Longsor di Gorontalo, Tapi Jalan Trans Sulawesi Lumpuh
Mereka kini mengungsi ke rumah milik warga setempat bernama Abdullah Pakaya yang berada di lokasi lebih aman.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Enam orang korban tanah longsor di Gorontalo diungsikan, Kamis 3 Juli 2025.
Mereka adalah satu keluarga yang rumahnya terdampak tanah longsor.
Namun mereka semua dalam keadaan selamat.
Baca juga: Iben Datunsolang Warga Bolaang Mongondow Korban Longsor Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Selesai

MENGUNGSI LONGSOR - Satu keluarga di Desa Olele, Bone Bolango, terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terdampak longsor hebat, Kamis (3/7/2025). Enam jiwa selamat, namun hanya dengan pakaian di badan. Kini mereka sangat membutuhkan bantuan makanan dan pakaian. (TribunGorontalo.com)
Tanah longsor terjadi di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (3/7/2025).
Akibat kejadian tersebut, jalur Trans Sulawesi penghubung Gorontalo–Sulawesi Utara lumpuh.
Badan jalan tertutup longsoran tanah.
Longsor pada pukul 14.00 Wita itu juga memaksa satu keluarga harus mengungsi akibat rumah mereka terdampak langsung longsoran.
Informasi terbaru yang diterima TribunGorontalo.com dari otoritas resmi, menyebutkan bahwa terdapat enam jiwa korban longsor yang kini telah berhasil dievakuasi ke tempat aman.
Korban merupakan satu keluarga yang tinggal di sekitar tebing longsor.
Mereka kini mengungsi ke rumah milik warga setempat bernama Abdullah Pakaya yang berada di lokasi lebih aman.
Data Korban Longsor Desa Olele:
Arsyadi Pakiun (42 tahun) – laki-laki
Saida U. Pakaya (34 tahun) – perempuan
Lilan Pakiun (18 tahun) – anak perempuan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Puluhan-Orang-Tertimbun-di-Tambang-Suwawa-Gorontalo-Masih-Dicari-6-Ditemukan-Tewas.jpg)