Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Bus di Manado semakin Sepi Penumpang, Begini Kata Pengamat Transportasi Sulut

Menurut Vicky Bus di Manado memang semakin sepi penumpan, beberapa penyebab yang umum terlihat.

Tayang:
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Vicky Fernando.
TRANSPORTASI - Pengamat transportasi Sulawesi Utara, Vicky Fernando. Pada Senin 30 Juni 2025, Vicky bicara terkait Bus di Manado semakin sepi penumpang. 

Ia mengungkapkan, integrasi dengan transportasi lain juga perlu dilakukan.

Integrasikan bus dengan mikrolet, ojek online, dan angkot, agar tercipta sistem transportasi yang saling mendukung, bukan bersaing.

Misalnya, penumpang turun dari bus, langsung tersedia angkot atau ojek di titik transit.

Kampanye edukasi dan promosi, edukasi publik tentang manfaat naik bus: murah, ramah lingkungan, dan mengurangi kemacetan.

Berikan insentif seperti diskon pelajar, mahasiswa, pegawai negeri, atau bundling tiket harian/mingguan.

Perlu juga kerja sama dengan swasta, libatkan investor swasta untuk pengadaan bus dan pengelolaan sistem, seperti model TransJakarta.

Bentuk BUMD Transportasi yang fokus mengelola dan meningkatkan layanan bus.

Jika ingin bus tetap ada di Manado, perlu transformasi menyeluruh, dari segi kendaraan, sistem, pelayanan, hingga promosi. Bus harus menjadi pilihan yang nyaman, murah, dan dapat diandalkan.

"Tanpa pembaruan, risiko hilangnya transportasi umum massal ini makin besar," terangnya.

Dia menambahkan terminal juga harus di perhatikan karena memiliki peran yang sangat penting dalam menarik jumlah pengguna moda transportasi bus seperti:

Fasilitas terminal menentukan kenyamanan penumpang dan fungsi terminal sebagai Plpusat integrasi moda misalnya, terminal yang menyediakan ojek online resmi, jalur angkot teratur, dan zona drop-off untuk kendaraan pribadi akan lebih menarik.

"Terminal bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi kecil (UMKM, toko, warung, dll) yang memberi kenyamanan tambahan.

Keberadaan tempat makan, toko kebutuhan sehari-hari, bahkan wifi bisa jadi nilai tambah bagi pengguna.

Terminal bukan sekadar tempat naik-turun penumpang, tapi jantung pelayanan sistem transportasi bus. 

Terminal yang modern, bersih, aman, mudah dijangkau, dan terintegrasi dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan bus secara signifikan," pungkasnya.

 

 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved