Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gosip Artis

Sosok Dimas Anggara, Aktor yang Ternyata Tak Hanya Sekali Lakukan Penganiayaan: Mau Gue Matiin Lu

Dimas Anggara pernah terlibat penganiayaan di White House Kuliner di Jalan Karang Tengah Raya, Lebakbulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

|
Editor: Indry Panigoro
Tangkapan layar Instagram @dimsanggara
PROFIL ARTIS -- Kolase foto Dimas Anggara. Dimas Anggara menjadi perbincangan publik setelah Pasha Ungu meminta bertemu karena diduga menampar Kiesha Alvaro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nama aktor Dimas Anggara kembali jadi sorotan publik.

Kali ini terkait dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan putra penyanyi Pasha Ungu, Kiesha Alvaro.

Insiden tersebut dikabarkan terjadi di lokasi syuting, memicu reaksi keras dari Pasha Ungu yang secara terbuka menantang Dimas untuk bertemu langsung melalui unggahan di media sosial.

Usut punya usut, dugaan kasus dugaanini bukanlah kali pertama yang membuat nama Dimas terseret dalam pusaran kontroversi.

Sebagai sorotan publik, Dimas memang beberapa kali menghadapi isu yang membuat namanya mencuat, bukan karena prestasi, melainkan perkara yang menuai perhatian.

Lalu, kontroversi apa saja yang pernah melibatkan aktor satu ini hingga kembali ramai diperbincangkan?

Berikut daftar kontroversi Dimas Anggara, tak sekali lakukan penganiayaan, terbaru gampar Kiesha Alvaro.

1. Labrak dan Cakar Rekan

PROFIL ARTIS -- Kolase foto Dimas Anggara. Dimas Anggara menjadi perbincangan publik setelah Pasha Ungu meminta bertemu karena diduga menampar Kiesha Alvaro.
PROFIL ARTIS -- Kolase foto Dimas Anggara. Dimas Anggara menjadi perbincangan publik setelah Pasha Ungu meminta bertemu karena diduga menampar Kiesha Alvaro. (Tangkapan layar Instagram @dimsanggara)

Dimas Anggara pernah terlibat penganiayaan di White House Kuliner di Jalan Karang Tengah Raya, Lebakbulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2018).

Ia mendadak mendatangi rekannya yang bernama Fiqih Alamsyah dan melakukan penganiayaan.

Kala itu, Dimas dilaporkan ke polisi.

"Iya, ada laporanya di polsek," kata Wakil Kepala Polsek Cilandak AKP Agus Herwahyu Adi dikutip dari Kompas.com, Selasa (24/6/2025).

Sementara itu, dikutip dari TribunJakarta, penganiayaan ini bermula dari aksi Dimas menuduh Fiqih membentak-bentak sang ayah.

Padahal Fiqih tak merasa melakukan hal tersebut.

"Setelah itu, Dimas berbicara dengan saya 'lu ngapain bentak-bentak bapak saya' dengan nada tinggi sambil memukul meja kerja. Saya jawab 'saya tidak membentak bapak situ'," demikian ucapan Fiqih dalam surat laporan kepolisianya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved