Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pertemuan Prabowo dan Putin

Prabowo Bertemu Putin, Buka Kerja Sama Nuklir dan Perbanyak Anak Muda Indonesia Belajar di Rusia

Kerjasama anak muda Indonesia yang akan belajar di Rusia juga dibahas pada pertemuan tersebut.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Glendi Manengal
via Tribunnews
PRABOWO DAN PUTIN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di St Petersburg, Rusia, Kamis (19/6/2025). Mereka membahas penguatan hubungan kerja sama antara kedua negara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Vladimir Putin mendapat perhatian.

Dimana sejumlah kerja sama dengan Rusia terbuka.

Salah satunya kerja sama dalam bidang energi nuklir.

Bahkan kerja sama anak muda Indonesia yang akan belajar di Rusia juga dibahas pada pertemuan tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya siap dan terbuka untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia di bidang energi nuklir.

Hal itu disampaikan Putin dalam pernyataan pers bersama dengan Presiden Prabowo Subianto usai menggelar pertemuan bilateral di Istana Constantine atau Konstantinovsky Rusia,  Kamis, (19/6/2025).

"Kami terbuka untuk kerja sama dengan mitra Indonesia di bidang nuklir," katanya.

Rusia kata Putin, berkeinginan untuk merealisasikan kerja sama proyek nuklir damai dengan Indonesia di bidang kesehatan dan pertanian.

"Kami juga berkeinginan untuk merealisasikan proyek nuklir di bidang damai. Termasuk bidang kesehatan pertanian dan pelatihan staf," katanya.

Tidak hanya di sektor nuklir, Rusia kata Putin juga siap membuka kerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan teknologi canggih.

"Termasuk pengguna luar angkasa dengan tujuan damai , smart city kecerdasan buatan (AI)," katanya.

Putin mengatakan hubungan bilateral antara Rusia dengan Indonesia, berkembang secara tradisional berdasarkan pada prinsip kepercayaan dan persahabatan. Pada tahun ini kata dia, hubungan Rusia-Indonesia genap berusia 75 tahun.

"Negara kami memfasilitasi proses pembangunan kenegaraan dan mendukung penguatan posisi Republik Indonesia yang mudah di arena international," Pungkasnya.

Eks Duta Besar Rusia untuk Indonesia Puji Kepemimpinan Prabowo

Mantan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov, menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpin yang patriotik, berwawasan luas, dan memiliki kedalaman refleksi terhadap tokoh-tokoh besar dunia. 

Penilaian itu disampaikannya bertepatan dengan peluncuran buku The Art of Military Leadership jilid kedua yang ditulis Prabowo, dan kini diterbitkan juga dalam bahasa Rusia.

“Kami berharap Prabowo Subianto sebagai Presiden Indonesia mampu menunjukkan gaya kepemimpinan yang bermartabat sebagaimana ia gambarkan dalam bukunya,” ujar Alexander dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).

Buku tersebut membahas gaya kepemimpinan dari sosok seperti Julius Caesar, Alexander Agung, Sun Tzu, Salahuddin Al-Ayyubi, George Washington, Nelson Mandela, serta tokoh militer Rusia seperti Mikhail Kutuzov dan Konstantin Rokossovsky.

Alexander Ivanov mengaku terkesan dengan pandangan Prabowo soal patriotisme dan tanggung jawab kepemimpinan.

Ia mengenang pertemuan mereka saat Prabowo masih menjabat Menteri Pertahanan RI.

“Saya sangat terkesan dengan pandangannya yang luas dari buku-buku yang ia baca, dan terutama semangat patriotismenya yang membara serta kebanggaannya yang besar terhadap tanah airnya,” kata Alexander.

Peluncuran edisi Rusia buku The Art of Military Leadership dilakukan bertepatan dengan kunjungan resmi Prabowo ke Rusia dan pertemuannya dengan Presiden Vladimir Putin di Istana Konstantinovsky, Kamis, 19 Juni 2025.

Dalam kesempatan yang sama, Alexander menilai hubungan Indonesia dan Rusia semakin kuat dan berkembang dinamis, baik secara bilateral maupun multilateral, termasuk di forum ASEAN, G20, dan PBB.

“Persahabatan antara Indonesia dan Rusia sehat dan kokoh karena dilandasi ketulusan, saling menghormati, saling menyukai, dan filosofi kesetaraan dalam dunia multipolar tanpa dominasi atau pemaksaan nilai dari pihak manapun,” ujarnya.

Kunjungan kenegaraan Prabowo ke Rusia disebut sebagai bagian dari misi mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Federasi Rusia.

Perbanyak Anak Muda Belajar di Rusia

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat untuk memperbanyak anak-anak muda Indonesia yang belajar atau menempuh pendidikan di Rusia dengan biaya ditanggung oleh pemerintah Indonesia.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam pernyataan bersama seusai pertemuan bilateral dengan Putin di Istana Constantine, St Petersburg, Rusia, Kamis (19/6/2025).

"Kami juga sudah mencapai banyak persetujuan baru. Dan terutama kami ingin meningkatkan jumlah anak-anak muda Indonesia untuk belajar di Rusia dengan beasiswa dari pemerintah Indonesia," kata Prabowo, Kamis, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Pada kesempatan yang sama, Putin menuturkan bahwa Rusia sudah menjalin kerja sama dalam pelatihan sumber daya manusia (SDM).

Ia menyebutkan, saat ini 500 orang Indonesia yang belajar di negara Beruang Merah itu.

"Lebih dari 500 orang Indonesia belajar di Rusia," kata Putin.

Putin melanjutkan, Rusia juga sudah memiliki pusat kebudayaan di Jakarta dan Bali yang secara rutin mengadakan konser dan pameran karya seni dari Rusia.

Di samping itu, kedua negara ini juga sudah membuka penerbangan langsung dari Moskwa ke Bali, yang mempermudah perjalanan wisata.

"Kami mengusahakan mempermudah perjalanan wisata masing-masing. Kami memulihkan penerbangan langsung dari Moskwa ke Pulau Bali. Pada bulan Januari, Konsulat Jenderal Rusia di Pulau Bali telah buka," kata Putin.

(Sumber Tribunnews/Kompas)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved