Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Sangihe

Pesan Bupati Sangihe Michael Thungari ke Satgas Pengamanan Pulau Terluar Kodam XIII/Merdeka

Mereka juga dilengkapi dengan perlengkapan tempur seperti 23 pucuk senjata SS1-V1, 1 SS2-V2, pistol G2 Combat, serta ribuan butir amunisi.

Tribunmanado.com/HO
SATGAS PAMPUTER - Sebanyak 59 personel Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pengamanan Pulau-Pulau Kecil Terluar Kodam XIII/Merdeka tiba di Pelabuhan Laut Nusantara Tahuna, Kelurahan Batulewehe, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Sabtu (14/6/2025). Mereka bakal bertugas di dua pos di Sangihe. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE - Sebanyak 59 personel Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pengamanan Pulau-Pulau Kecil Terluar Kodam XIII/Merdeka tiba di Pelabuhan Laut Nusantara Tahuna, Kelurahan Batulewehe, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Sabtu (14/6/2025).

Kedatangan pasukan pengamanan perbatasan ini bertujuan untuk melaksanakan tugas negara menjaga wilayah terluar NKRI yang berbatasan langsung dengan Filipina.

Mereka juga dilengkapi dengan perlengkapan tempur seperti 23 pucuk senjata SS1-V1, 1 SS2-V2, pistol G2 Combat, serta ribuan butir amunisi.

Mereka bakal ditempatkan di Pos Kawaluso yang dipimpin Letda Czi Thevano Andre.

Terdapat 32 personel dari Den Zipur dan satuan pendukung lainnya.

SATGAS PAMPUTER - Sebanyak 59 personel Satuan Tugas (Satgas)
SATGAS PAMPUTER - Sebanyak 59 personel Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pengamanan Pulau-Pulau Kecil Terluar Kodam XIII/Merdeka tiba di Pelabuhan Laut Nusantara Tahuna, Kelurahan Batulewehe, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Sabtu (14/6/2025). Mereka bakal bertugas di dua pos di Sangihe.

Pos ini di perkuat dengan 30 senjata SS1-V1, 2 SS2-V2, satu pistol G2 Combat dan perangkat komunikasi HT Milltrack.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari turut menyambut mereka.

Ia menekankan pentingnya peran Satgas dalam menjaga kedaulatan NKRI di kawasan perbatasan.

Ia berpesan agar para prajurit mengedepankan integritas dan loyalitas selama penugasan.

“Jangan sampai kawasan perbatasan kita dimasuki oleh peredaran senjata api dan narkoba. Jaga disiplin, jadilah duta TNI yang membawa keteduhan dan menguatkan semangat nasionalisme di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan,” tegasnya.

Baca juga: Pelaku Penikaman di Pulau Lembeh Bitung Sulawesi Utara Ditangkap Polisi, Dendam Jadi Alasan

Baca juga: Doa Kristen - Doa Syukur atas Kebaikan Tuhan di Dalam Kehidupan

Sementara itu, Komandan Kodim 1301/Sangihe Letkol Inf. Suhendro Alim Prayogo dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Satgas Pamputer di bawah jajaran Kodam XIII/Merdeka tersebar di lima pos.

Tiga di antaranya berada di Kabupaten Kepulauan Talaud yakni Pos Marampit, Pos Kabaruan, dan Pos Miangas.

Sedangkan dua pos lainnya berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, yaitu Pos Kawaluso dan Pos Marore.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved