Selasa, 19 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Keluaran 2:11-24, Kalau Ada Kesabaran

Di kala emosi meledak, apa yang sebenarnya merugikan, merusak, menghancurkan, tidak lagi dipertimbangkan.

Tayang:
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Meta Al
RENUNGAN HARIAN - Ilustrasi baca alkitab. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kalin ini berjudul kalau ada kesabaran.

Bacaan Alkitab diambil dalam Keluaran 2:11-24.

Diambil dari buku momen of inspiration LPMI.

Baca juga: Renungan Ibadah Kaum Bapa Kristen - Kisah Para Rasul 18:18-28

Firman Tuhan : “Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir.” (Keluaran 2:12).

“Coba saya sabar sedikit, mungkin tidak harus jadi begini!” Kata-kata ini bernada penyesalan.

Di kala emosi meledak, apa yang sebenarnya merugikan, merusak, menghancurkan, tidak lagi dipertimbangkan.

Setelah emosi reda, keadaan telah menjadi berantakan, hancur lebur, menyesal kemudian selalu tak ada gunanya.

Orang bilang, “nasi sudah menjadi bubur” Sering dikatakan, di kala anda sedang emosi, jangan coba-coba mengambil keputusan emosional.

Mengapa? Itu sangat berbahaya.

Mari kita bayangkan Musa, ketika dia sampai membunuh orang Mesir itu.

Begitu marahnya ia melihat kaum sebangsanya diperlakukan tidak manusiawi, maka ia pun balas dendam tanpa kendali.

Apakah ia menyesal? Tidak ditulis.

Namun tentu saja kemudian hari ia semakin sadar bahwa itu kesalahan fatal.

Pada waktu Musa menyusun teks Imamat 19:18, pasti ia sangat teringat peristiwa pembunuhan itu.

Mungkin saja sambil geleng-geleng kepala, dia masih berkata dalam hatinya, “andaikata aku sabar, tidak terjadi seperti itu.”

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved