Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jet Tempur

Indonesia Pesan 48 Jet Tempur Siluman dari Turki, Ini Nama dan Keunggulannya

KAAN adalah jet tempur multiperan generasi kelima yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries.

Editor: Alpen Martinus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/AFP/Russian Ministry of Defence/VADIM GRISHANKIN VIA KOMPAS.COM
PESAWAT: Ilustrasi pesawat tempur. Indonesia dikabarkan pesan 48 pesawat jet tempur siluman dari Turki. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Efisiensi anggaran tak menyurutkan niat Indonesia menambah alat utama sistem senjata (Alusista).

Dikabarkan Indonesia sudah memesan 48 jet tempur asal Turki.

Jet tempur yang dimaksud adalah jet tempur siluman.

Baca juga: Dituding Curi Data Jet Tempur Korsel, 5 Teknisi PT DI Dipulangkan, Sempat Diinvestigasi

disebutkan juga bahwa pesawat tempur tersebut saat ini sedang dibuat.

Akan dikirim ke Indonesia jika sudah selesai.

Kerjasama tersebut pun mendapat apresiasi dari Preside Turki Erdogan.

Indonesia akan membeli 48 jet tempur siluman KAAN buatan Turki.

Hal ini diungkapkan jurnalis Turki Hakan Celik seraya menyebut kesepakatan senilai 10 miliar dolar AS tersebut merupakan salah satu kontrak pertahanan terbesar dalam sejarah Turki, menurut jurnalis Turki Hakan Celik. 

Menurut Hakan Celik, penandatanganan tersebut dirampungkan hari ini di Indo Defence Expo & Forum di Jakarta, sekaligus menggarisbawahi dorongan Indonesia untuk memodernisasi angkatan udaranya di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Sebagai informasi, KAAN adalah jet tempur multiperan generasi kelima yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries.

Kehadiran pesawat ini dinilai mewakili ambisi Turki untuk bersaing di pasar senjata global.

Kembali kepada "deal" Jakarta dan Ankara, kesepakatan ini pastinya tidak hanya memperkuat hubungan antara Jakarta dan Ankara, tetapi juga menandakan pergeseran dalam lanskap pertahanan global.

Pasalnya, selama ini negara-negara seperti Indonesia mencari teknologi militer canggih di pada Amerika, Eropa, dan Rusia.

Kesepakatan ini juga buah dari pertemuan dua kepala negara pada bulan April lalu.

Ketika itu, Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyatakan minatnya untuk bergabung dengan program KAAN selama pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, seperti yang dilaporkan oleh Kantor Berita Antara Indonesia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved