Sosok Tokoh
Sosok Tyasno Sudarto, Mantan KSAD yang Tandatangani Surat Pemakzulan Wapres Gibran
Salah satu nama yang menandatangani surat tersebut adalah mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Tyasno Soedarto.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Nama Jenderal (Purn) Tyasno Soedarto kembali menjadi sorotan publik setelah menandatangani surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang mengusulkan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Surat tersebut dikirim ke MPR dan DPR, menyuarakan kekhawatiran atas dugaan pelanggaran konstitusi terkait pencalonan Gibran dalam Pilpres 2024.
Melalui Forum Purnawirawan Prajurit TNI menyurati DPR dan MPR untuk memproses pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari posisi Wakil Presiden.
Baca juga: Sosok Fachrul Razi, Mantan Wakil Panglima TNI yang Dorong Pemakzulan Wapres Gibran
Salah satu nama yang menandatangani surat tersebut adalah mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Tyasno Soedarto.
Jenderal (Purn) Tyasno Soedarto merupakan salah satu purnawirawan yang menandatangani surat yang meminta DPR dan MPR memproses pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Surat tersebut ditulis oleh Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang ditandatangani Tyasno Sudarto dan tiga purnawirawan TNI lain, yakni Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan, dan Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto.
"Dengan ini, kami mengusulkan kepada MPR RI dan DPR RI untuk segera memproses pemakzulan (impeachment) terhadap Wakil Presiden berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku," demikian bunyi surat tersebut.
DPR sendiri menyatakan telah menerima surat bernomor 003/FPPTNI/V/2025 dan telah diteruskan ke pimpinan DPR.
Adapun tindak lanjut atas surat yang dilayangkan Forum Purnawirawan Prajurit TNI itu merupakan kewenangan dari pimpinan DPR.
Lantas, siapa Tyasno Soedarto yang menjadi salah satu purnawirawan yang mendorong pemakzulan Gibran dari posisi Wakil Presiden? Berikut profil singkatnya.
EKS KSAD
Tyasno Sudarto merupakan pria kelahiran 14 November 1948, di Magelang, Jawa Tengah.
Ia menyelesaikan pendidikan militernya di Akabri pada 1970.
Ia pernah menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro. Kemudian, Tyasno Sudarto dipromosikan menjadi Kepala Badan Intelijen Strategis TNI pada 1999.
Setelah itu, Tyasno Sudarto menempati posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada periode 20 November 1999 hingga 9 Oktober 2000.
Ia menjabat sebagai KSAD di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Sosok Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Kepala BNN yang Baru Dilantik Prabowo, Alumni Akpol 1994 |
![]() |
---|
Sosok Glenny Kairupan, Putra Kawanua yang Dapat Jenderal Kehormatan Bintang Tiga dari Prabowo |
![]() |
---|
Sosok Olly Dondokambey: Raja Lobi PDIP yang Jadi Andalan Megawati |
![]() |
---|
Sosok Tina Talisa: dari Presenter TV, Stafsus Gibran hingga Jabat Komisaris Pertamina Patra Niaga |
![]() |
---|
Sosok Maria Franciska Wihardja, Istri Tom Lembong yang Setia Dampingi Suami di Tengah Kasus Hukum |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.