Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Obor Pemuda GMIM, Renungan Rabu 4 Juni 2025, Yesaya 44:3-4, yang Diberkati

Obor pemuda GMIM, renungan Rabu 4 Juni 2025. Pembacaan alkitab terdapat pada Yesaya 44:3-4.

Editor: Chintya Rantung
Chintya Rantung/Tribun Manado
OBOR PEMUDA GMIM - Renungan Rabu 4 Juni 2025. Pembacaan alkitab terdapat pada Yesaya 44:3-4. Tema perenungan adalah yang diberkati. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Obor pemuda GMIM, renungan Rabu 4 Juni 2025.

Pembacaan alkitab terdapat pada Yesaya 44:3-4.

Tema perenungan adalah yang diberkati.

Khotbah:

Sobat Obor, Pemahaman tentang Allah yang terus berkarya dan mendatangkan kebaikan bagi umatNya merupakan suatu prinsip yang sangat penting dalam kekristenan.

Sebab ada orang-orang yang memiliki pandangan sendiri tentang hal ini yang sangat bertentangan dengan Firman Tuhan. 

Mereka berpandangan bahwa Allah memang ada dan Allah juga adalah sang Pencipta dunia dan segala isinya. Namun bagi mereka, Allah adalah Pencipta yang meninggalkan ciptaannya.

Allah adalah Pencipta yang tidak peduli dengan ciptaanNya. Argumentasi mereka adalah, jika Allah peduli mengapa ada begitu banyak kesusahan, penyakit, kesulitan, kejahatan, dan penderitaan yang harus dialami manusia ciptaanNya?

Benarkah Allah sesungguhnya saat ini sedang asyik dengan “alamnya” sendiri dan membiarkan kita?

Sobat obor, Pengalaman bangsa Israel selama pembuangan mereka selalu memandang bahwa mereka tidak diperhatikan Allah.

Masalah berat yang dialami bangsa Israel sewaktu berada di pembuangan membuat mereka seakan tidak berharga, tidak punya kekuatan apa pun untuk keluar dari tekanan itu. 

Padahal jauh sebelum mereka masuk dalam pembuangan, Allah sudah menyampaikan bahwa mereka adalah bangsa pilihan (ay. 2) yang akan membawa mereka kembali.

Bukan hanya itu saja, janji Allah juga menyampaikan bahwa mereka akan diberkati Allah.

Hidup mereka akan dipulihkan bagaikan air yang dicurahkan ke tanah yang kering, dimana disana akan tumbuh rumput dan pohon.

Sobat obor, Allah adalah pencipta sekaligus pemelihara. Melalui perenungan ini kita boleh dapat pelajaran bahwa kita tidak boleh mengandalkan kekuatan sendiri tetapi selalu melibatkan Tuhan di setiap aspek kehidupan kita karena Tuhan tidak akan pernah membiarkan anak-anak yang berharap kepada-Nya sendirian.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved