Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Haji 2025

Konsumsi Obat Penunda Haid Selama Haji Kerap Disarankan, Amankah?

Biasanya, perempuan mengonsumsi obat hormon untuk menunda haid. Namun, apakah hal tersebut aman?

Editor: Isvara Savitri
Pexels.com/M1DDL3
HAJI 2025 - Ilustrasi Kakbah. Bolehkah calon jemaah haji mengonsumsi obat penunda haid ketika ibadah haji? 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat ini, umat Islam tengah menjalani ibadah haji.

Salah satu yang dikhawatirkan calon jemaah haji perempuan adalah haid.

Jika haid, perempuan tetap diperbolehkan mengikuti ibadah haji dan tidak mengurangi kemabrurannya.

Hanya saja, calon jemaah haji perempuan tidak boleh tawaf.

Padahal, tawaf merupakan salah satu ibadah yang dinantikan saat menunaikan haji.

Biasanya, perempuan mengonsumsi obat hormon untuk menunda haid.

Namun, apakah hal tersebut aman?

Terkait hal ini, dokter umum dr. Mohammad Zakir Chohan, MARS, CEMHP dari RSPI Sulianti Saroso beri penjelasan.

"Untuk obat-obatan ini memang dengan efek samping minimal. Cuma ada beberapa kontra indikasi. Pada pasien dengan kehamilan, menyusui, ataupun riwayat keganasan tidak diberikan obat-obatan seperti ini," ungkapnya pada talkshow kesehatan yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, Senin (19/5/2025). 

Lebih lanjut dr Zakir menjelaskan obat jenis apa yang umumnya diberikan untuk menunda atau memajukan haid ini. 

BRImo sebagai aplikasi mobile banking yang mudah dan serba bisa dapat menjadi solusi pembayaran selama kamu melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Buka tabungan, konversi valas, serta bertransaksi menggunakan Debit BRI.
BRImo sebagai aplikasi mobile banking yang mudah dan serba bisa dapat menjadi solusi pembayaran selama kamu melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Buka tabungan, konversi valas, serta bertransaksi menggunakan Debit BRI. (istimewa)

Untuk menunda menstruasi, sediaan obat yang ada di pasaran adalah generasi ke-4 dari progesteron atau dari progestin.

Paling utama dan paling terkenal saat ini dengan nama generiknya adalah Nomegestrol Acetate.

"Itu paling mudah didapat dan paling sering digunakan saat ini. Itu untuk konsumsinya bisa dimulai dari hari ke-5 siklus haid yang saat ini sedang berjalan. Atau bisa juga dimulai di hari ke-15 atau mendekati haid berikutnya," jelas dr Zakir. 

Untuk pengaturan dosis tergantung dari menjelang haid berikutnya. 

Jika dimulai dari hari ke-5 siklus haid yang sedang berjalan, maka konsumsi obat cukup 1 kali 1 sehari.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved