Rabu, 27 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 2 Remaja Putri Tewas, Motor Tabrak Mobil Muatan Besi

Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh pada hari Minggu malam.

Tayang:
Prohaba.co
KECELAKAAN MAUT: Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Gabungan, Gampong Tampak, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Di tempat inilah terjadi kecelakaan tunggal yang menyebabkan tewasnya dua remaja putri. 

Sepmor yang melaju dari arah Lokop menuju Gampong Beusa itu langsung menabrak bagian belakang mobil barang tersebut.

“Pengendara tewas di tempat akibat luka berat di bagian kepala, sedangkan orang yang bonceng sempat dibawa ke Puskesmas Ranto Peureulak.

Namun, korban meninggal dalam perjalanan karena luka berat di bagian dada,” ungkap Kombes Pol M Iqbal Alqudusyi, Dir Lantas Polda Aceh, dalam laporan resminya.

Saat ini pihak kepolisian dari satlantas Aceh Timur sedang melakukan penyelidikan terkait kecelakaan yang menewaskan dua remaja putri berstatus siswi tersebut.

Sopir lari

Sementara itu, sopir mobil Daihatsu Hiline, Mahyudin (44), warga Kecamatan Peureulak, kabur seusai mobilnya yang bermuatan besi ditabrak dari belakang oleh dua pelajar yang naik sepmor, pada Minggu (11/5/2025) malam.

Kedua pelajar itu masing-masing bernama Salsa Aulia Putri (18) dan Nabila Putri (19).

Musibah itu terjadi di Gampong Tampak, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. 

Kasat Lantas Aceh Timur, AKP Hardi SH menerangkan bahwa sopir mobil barang itu langsung meninggalkan lokasi dengan meninggalkan mobil yang dia kemudikan, tanpa memberikan bantuan kepada kedua korban.

“Sedangkan kondisi mobil Daihatsu Hiline itu tidak mengalami kerusakan,” ungkapnya. 

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksisaksi, dan mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

Kerugian materiel dalam insiden ini ditaksir mencapai Rp10 juta.

Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak Satlantas juga sudah mendatangi rumah Mahyudin untuk dimintai keterangan, tetapi ia tidak ditemukan di rumahnya.

“Kami akan mencoba melakukan pemanggilan lagi,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved