Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Kriminalitas

Putar Musik Keras Lalu Mabuk Pemicu Tingginya Angka Kriminalitas di Manado Sulut, Ini Kata Polisi

Musik pesta memicu aksi kriminalitas di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

|
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Dewangga Ardhiananta
Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
DIBEBER POLISI: Rapat Analisa dan Evaluasi Laporan Call Centre Manado di aula Kantor Walikota Manado, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (6/5/2025). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Musik pesta memicu aksi kriminalitas di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Hal itu dibeber Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait dalam Rapat Analisa dan Evaluasi Laporan Call Centre Manado di Aula Kantor Wali Kota Manado, Manado, Sulut, Selasa (6/5/2025).

"Laporan yang masuk dalam layanan Call Centre 112 didominasi mabuk dan hidupkan musik, kemudian mabuk lalu bikin kacau," katanya.

Baca juga: Wakil Wali Kota Tomohon Buka Ujian Akhir SD, Soroti Prestasi Pendidikan Tertinggi di Sulut

Ungkap dia, pada 2025, terjadi tren kenaikan laporan yang masuk lewat 112.

Sudah ada 600-an TKP hingga Maret 2025.

"Dalam sehari bisa 7 hingga 8 TKP, jika malam Minggu bisa sampai 16 hingga 20 TKP," kata dia.

Sebut dia, berdasarkan evaluasi, polisi di lapangan kadang bekerja sendiri.

Sejumlah masalah sudah diidentifikasi.

"Contohnya banyak ketua lingkungan yang mengeluh tak didengar masyarakat, nah solusinya adalah dengan Kapolsek yang mendampingi, jadi ada kolaborasi," kata dia.

Dirinya menyatakan, kolaborasi antara kepolisian dan Pemkot Manado akan membuat penanganan persoalan ktiminalitas lebih baik lagi.

(TribunManado.co.id/Art)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved