Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Perceraian di Manado

Terungkap, Ini Penyebab Banyak Perceraian di Manado, Januari hingga Maret 2025 Sudah Ada 100 Kasus

Selang waktu sejak Januari hingga Maret 2025, sudah ada 100 pasangan suami istri di Manado yang bercerai.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Erlina Langi
Pixabay/Mohamed Hassan
CERAI: Illustrasi bercerai. Selang waktu sejak Januari hingga Maret 2025, sudah ada 100 pasangan suami istri di Manado yang bercerai. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) dihebohkan dengan banyaknya kasus perceraian.

Selang waktu sejak Januari hingga Maret 2025, sudah ada 100 pasangan suami istri di Manado yang bercerai.

Perceraian terbanyak terjadi pada Februari 2025

Hal tersebut berdasarkan data yang dihimpun Tribunmanado.co.id, dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Manado.

Total sebanyak 35 pasangan bercerai. 

Sementara pada bulan Januari, terjadi 34 kasus cerai.

Sedangkan pada Maret, 31 perceraian.

Akhirnya terungkap apa penyebab banyaknya perceraian tersebut.

Penyebab perceraian di Manado

Kadisdukcapil Manado Erwin Kontu melalui seorang staf menuturkan, penyebab cerai macam macam.

Dari percekcokan, masalah ekonomi hingga orang ketiga.

"Paling banyak masalah percekcokan, KDRT dan ekonomi" kata dia.

Salah seorang wanita yang enggan disebut namanya, bercerita, ia hendak mengurus cerai dari suaminya.

Sang suami ketahuan berselingkuh.

"Ia juga sudah tidak memberi nafkah pada saya dan anak saya," kata dia.

Si wanita mengaku sesungguhnya berat bercerai.

Pertimbangannya adalah sang anak.

"Tapi mau bagaimana lagi, saya harus move on, meski itu berat," katanya. (Art)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved