Kasus Perceraian di Manado
Dalam 3 Bulan 100 Pasangan di Manado Bercerai, Ternyata Masalah Ini yang Jadi Penyebab Mereka Cerai
Data yang dihimpun Tribunmanado.co.id, dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Manado, perceraian terbanyak terjadi Februari.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 100 pasangan suami istri di Manado, Sulawesi Utara, bercerai dalam kurun waktu Januari hingga Maret 2025.
Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, perceraian terbanyak terjadi pada Februari dengan 35 kasus, disusul Januari dengan 34 kasus, dan Maret dengan 31 kasus.
Tingginya angka perceraian di Manado ini disebabkan oleh banyak faktor.
Salah satunya karena faktor ekonomi.
Selain itu masalah orang ketiga juga jadi sebab,
Kadisdukcapil Manado Erwin Kontu melalui seorang staf menuturkan, penyebab cerai macam macam.
Dari percekcokan, masalah ekonomi hingga orang ketiga.
"Paling banyak masalah percekcokan, KDRT dan ekonomi" kata dia.
Salah seorang wanita yang enggan disebut namanya, bercerita, ia hendak mengurus cerai dari suaminya.
Sang suami ketahuan berselingkuh.
"Ia juga sudah tidak memberi nafkah pada saya dan anak saya," kata dia.
Si wanita mengaku sesungguhnya berat bercerai.
Pertimbangannya adalah sang anak.
"Tapi mau bagaimana lagi, saya harus move on, meski itu berat," katanya. (Art)
| Perceraian di Manado Capai 240 Kasus pada Januari-Juli 2025, Sosiolog Beberkan Masalah dan Solusi |
|
|---|
| Dampak Buruk Perceraian di Manado: Dikhianati Teman Sendiri, Trauma Jalin Hubungan |
|
|---|
| Terungkap, Ini Penyebab Banyak Perceraian di Manado, Januari hingga Maret 2025 Sudah Ada 100 Kasus |
|
|---|
| 100 Pasangan di Manado Sulut Bercerai Selang Januari-Maret 2025, Penyebab Diungkap Kadisdukcapil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Daftar-jumlah-kasus-cerai-di-Sulawesi-Utara-Kolase.jpg)