Kamis, 4 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Perceraian di Manado

Dalam 3 Bulan 100 Pasangan di Manado Bercerai, Ternyata Masalah Ini yang Jadi Penyebab Mereka Cerai

Data yang dihimpun Tribunmanado.co.id, dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Manado, perceraian terbanyak terjadi Februari.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
kolase/tribunmanado.co.id
CERAI: Ilustrasi cerai. Sebanyak 100 pasangan suami istri di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), bercerai dalam selang waktu bulan Januari hingga Maret 2025. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 100 pasangan suami istri di Manado, Sulawesi Utara, bercerai dalam kurun waktu Januari hingga Maret 2025.

Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, perceraian terbanyak terjadi pada Februari dengan 35 kasus, disusul Januari dengan 34 kasus, dan Maret dengan 31 kasus.

Tingginya angka perceraian di Manado ini disebabkan oleh banyak faktor.

Salah satunya karena faktor ekonomi.

Selain itu masalah orang ketiga juga jadi sebab,

Kadisdukcapil Manado Erwin Kontu melalui seorang staf menuturkan, penyebab cerai macam macam.

Dari percekcokan, masalah ekonomi hingga orang ketiga.

"Paling banyak masalah percekcokan, KDRT dan ekonomi" kata dia.

Salah seorang wanita yang enggan disebut namanya, bercerita, ia hendak mengurus cerai dari suaminya.

Sang suami ketahuan berselingkuh.

"Ia juga sudah tidak memberi nafkah pada saya dan anak saya," kata dia.

Si wanita mengaku sesungguhnya berat bercerai.

Pertimbangannya adalah sang anak.

"Tapi mau bagaimana lagi, saya harus move on, meski itu berat," katanya. (Art)

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved