Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkot Tomohon

Wawali Tomohon Sendy Rumajar Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXIX

Pemkot Tomohon Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXIX, Wujudkan Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

Tayang:
Dok.Humas Pemkot Tomohon
UPACARA - Pemerintah Kota Tomohon menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXIX Tahun 2025 di Lapangan Kantor Wali Kota, (Jumat 25/4/2025). Dalam sambutan Mendagri yang dibacakan Wakil Wali Kota Tomohon, pemerintah menegaskan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah untuk memperkuat otonomi daerah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Pemerintah Kota Tomohon menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXIX Tahun 2025 di Lapangan Kantor Wali Kota, Jumat (25/4/2025).

Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar sebagai inspektur upacara.

Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk mengikuti upacara nasional peringatan Hari Otonomi Daerah XXIXyang dipusatkan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk mengikuti upacara nasional peringatan Hari Otonomi Daerah XXIXyang dipusatkan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (Dok.Humas Pemkot Tomohon)

Secara virtual, Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk juga mengikuti upacara nasional yang dipusatkan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Upacara nasional tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Bima Arya Sugiarto, sebagai inspektur upacara mewakili Menteri Dalam Negeri.

Dalam sambutan Mendagri yang dibacakan Wakil Wali Kota Tomohon, pemerintah menegaskan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah untuk memperkuat otonomi daerah.

"Otonomi daerah disebut sebagai pilar penting dalam tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas," ujarnya.

Tema tahun ini adalah “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”, menandai arah besar pembangunan nasional ke depan.

Melalui tema tersebut, pemerintah mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing.

Pemerintah pusat menegaskan pentingnya memperkuat sinergi melalui tujuh agenda strategis pembangunan daerah yang menyentuh sektor pangan, energi, pendidikan, dan kesehatan.

"Poin pertama adalah mewujudkan swasembada pangan dengan dukungan kebijakan, anggaran, teknologi pertanian dan distribusi yang memadai di seluruh wilayah Indonesia," tambahnya.

Kedua, pemerintah mendorong swasembada energi melalui optimalisasi sumber daya domestik, efisiensi, serta diversifikasi energi terbarukan untuk memperkuat ketahanan nasional.

Ketiga, pengelolaan sumber daya air menjadi prioritas, dengan penguatan infrastruktur, penegakan hukum, serta inovasi teknologi dan kebijakan pengelolaan air yang tepat.

Keempat, penguatan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas korupsi dilakukan melalui reformasi birokrasi dan sistem pelayanan publik berbasis teknologi digital.

Kelima, pengembangan kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja, melalui dukungan pada UMKM, ekonomi desa, dan inkubasi bisnis di daerah dan kampus.

Keenam, peningkatan akses dan kualitas pendidikan dengan fokus pada pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas guru, kurikulum, serta program gizi bagi siswa.

Ketujuh, pemerataan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau didorong melalui penguatan fasilitas, tenaga medis, digitalisasi layanan, dan program penanganan stunting.

Selain itu, penegakan hukum dan reformasi birokrasi terus diperkuat agar pelayanan publik semakin efektif, efisien, dan transparan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Upaya penguatan kapasitas daerah juga menjadi prioritas, mencakup sumber daya aparatur, keuangan daerah, dan tata kelola kelembagaan melalui sistem digital.

Menteri Dalam Negeri juga menegaskan pentingnya daerah tidak hanya sebagai pelaksana, tetapi mitra aktif dalam merancang kebijakan strategis sesuai potensi lokal.

Kesuksesan pelaksanaan otonomi daerah selama 29 tahun ini menjadi tonggak untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik yang responsif terhadap tantangan zaman.

Pada akhir sambutan, pemerintah mengajak seluruh komponen bangsa menjadikan otonomi daerah sebagai motor penggerak kemajuan bangsa dan pemerataan kesejahteraan.

Turut hadir dalam upacara di Tomohon: Sekretaris Daerah Edwin Roring, Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, Kajari Alfonsius serta jajaran Pemkot Tomohon.

Juga hadir para ASN dan PPPK se-Kota Tomohon serta unsur Forkopimda dan perwakilan BIN, menegaskan sinergi antar institusi dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ini. (Pet)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved