Jalur Atoga Boltim
Rekap Kecelakaan di Jalur Atoga Boltim, Tahun 2025 Sudah 6 Kejadian Lakalantas, 2 Orang Meninggal
Rekap Kecelakaan di Jalur Atoga Boltim. Pada Tahun 2025 Sudah 6 Kejadian Lakalantas. Dilaporkan 2 Orang Meninggal.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
TRIBUNMANADO.CO.ID - TUTUYAN - Peristiwa kecelakaan di jalan area Atoga yang ada di Kabupaten Boltim, merupakan salah satu jalur ekstrem di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Peristiwa tragis terjadi belum lama ini.
Satu unit mobil minibus terjun bebas di jurang jalur Atoga.
Dalam peristiwa tersebut, dua orang meninggal dunia.
Tetapi, itu bukanlah kali pertama kecelakaan terjadi di jalur Atoga, khususnya pada tahun 2025.
Kasat Lantas Polres Boltim Iptu Fitri Nugrahani mengatakan di tahun 2025 tercatat ada enam lakalantas terjadi di jalur Atoga.
"Tapi ada juga kejadian lakalantas yang tidak melapor ke kami," ujarnya, Minggu 20 April 2025.
"Jadi kemungkinan angkanya bisa lebih banyak lagi," ucap dia.

Iptu Fitri mengatakan, pada saat hujan, jalur Atoga punya tingkat kerawanan yang tinggi.
"Banyak pengendara roda dua yang remnya blong," kata dia.
"Pada saat turun di tanjakan Atoga, bisa jatuh dan motornya keluar jalur," tuturnya lagi.
Mantan Kanit PPA Polres Kotamobagu ini meminta agar pengendara lebih hati-hati saat melalui jalur Atoga.
"Kami himbau agar pengendara lebih hati-hati lagi. Jangan memaksakan diri apabila cuaca tidak memungkinkan," tandas dia.
Beberapa Titik di Jalur Atoga Longsor
Sejumlah titik jalan di Jalur Atoga nyaris putus di tengah musim penghujan saat ini.
Pantauan Tribunmanado.co.id pada Minggu 13 April 2025 lalu, kurang lebih empat titik di jalur Atoga yang terpantau nyaris putus akibat longsor.
Bahkan, ada satu titik yang sebagian jalannya sudah ambruk karena longsor.
Struktur jalan dekat besi pembatas telah lepas.
Kondisi jalan yang sudah seperti itu lantas mengundang keluhan para pengendara.
Menurut mereka, jika tak diperbaiki bisa membahayakan penggunan jalan, bahkan kemungkinan bisa menimbulkan korban jiwa.
Apalagi, jalur Atoga sangat gelap di malam hari.
"Ini sangat ekstrim dan bisa sebabkan korban jiwa," ungkap Viko, salah seorang warga.
"Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, karena takutnya akan putus total," ucap dia.
Jalur Atoga menjadi satu-satunya akses menuju ke Kabupaten Boltim dari Kotamobagu atau pun dari Minsel.
Ada akses lain melalui Desa Lanud, Kecamatan Nuangan, tapi jalan tersebut juga sudah putus akibat longsor.
"Kalau nanti putus total maka yang kesulitan adalah warga dari Kotamobagu yang bertugas di Boltim," ungkapnya.
"Otomatis mereka tak akan bisa bekerja apalagi ASN," ujarnya lagi.

Harapannya, ungkap Viko, jalan jalur Atoga segera diperbaiki dan diperlebar.
"Besar harapan kami jalan ini segera diperbaiki kalau perlu diperlebar lagi," tandas dia. (Nie)
-
Baca juga: Berita Populer Sulawesi Utara Sepekan, Kecelakaan Maut Jalur Atoga Boltim hingga Penikaman di Bitung
Kucurkan Anggaran Rp1,3 Miliar, Bupati Boltim Sebut Jalur Atoga-Modayag Segera Diperbaiki |
![]() |
---|
Banyak Pembungkus Obat Batuk Ditemukan di Jalur Atoga Boltim, Warga Sebut Jadi Tempat Pesta Miras |
![]() |
---|
Jalan Rusak di Atoga Boltim tak Kunjung Diperbaiki, Warga Takut Ada Korban Jiwa, Bisa Masuk Jurang |
![]() |
---|
Fakta-Fakta terkait Jalur Atoga Boltim Sulawesi Utara: Cuaca Buruk Tingkatkan Risiko Kecelakaan |
![]() |
---|
Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Minta Pemerintah Pasang Pembatas Jalan Sepanjang Jalur Atoga Boltim |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.