Hari Ke-1.147 Perang Rusia - Ukraina: Moskow Tembak Jatuh 115 Drone Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan unitnya menghancurkan 115 pesawat tak berawak Ukraina dalam serangan semalam.
Tayang:
Editor:
Arison Tombeg
Kolase TM/Stringer/Anadolu
AMUNISI - Tentara Ukraina menghancurkan amunisi Rusia dengan bantuan muatan kumulatif di wilayah Kharkiv pada 14 April 2025.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Kyiv - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan unitnya menghancurkan 115 pesawat tak berawak Ukraina dalam serangan semalam.
Berikut peristiwa penting pada hari ke-1.147 perang Rusia di Ukraina pada hari Rabu, 16 April dikutip Al Jazeera:
Pertempuran
- Kementerian Pertahanan Rusia menuduh Kyiv melakukan enam serangan terhadap infrastruktur energi Kremlin dalam satu hari terakhir, meskipun ada moratorium serangan energi selama 30 hari yang disepakati bersama.
Pengadilan militer Rusia memenjarakan seorang prajurit Kremlin selama 15 tahun setelah memvonisnya melakukan desersi dan menyerahkan diri secara sukarela kepada Ukraina. - Pengadilan Rusia juga memenjarakan lima warga negara muda Rusia, semuanya berusia 20-an, karena membakar helikopter dan peralatan kereta api atas nama Ukraina. Mereka dihukum karena sabotase dan terorisme serta dijatuhi hukuman hingga 18 tahun penjara.
- Satu orang tewas dan tujuh lainnya cedera dalam serangan pesawat nirawak Ukraina di wilayah Kursk, Rusia, kata Kementerian Kesehatan. Empat dari tujuh orang dirawat di rumah sakit, dengan satu orang dalam kondisi serius. Serangan itu juga menghancurkan dua bangunan tempat tinggal dan 15 mobil.
- Angkatan udara Kyiv mengatakan Moskow menyerang Ukraina dengan 52 pesawat nirawak dan satu rudal pada malam hari, yang mana 26 pesawat nirawak ditembak jatuh. Sembilan belas pesawat nirawak dilaporkan gagal mencapai target, kemungkinan karena tindakan perang elektronik.
- Militer Ukraina mengatakan serangan itu menyerang pangkalan brigade roket Rusia yang melakukan serangan rudal mematikan yang menewaskan 35 orang di kota Sumy pada hari Minggu.
Politik dan Diplomasi
- Utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Steve Witkoff, setelah pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan bahwa Putin terbuka terhadap kesepakatan “perdamaian permanen” dengan Ukraina.
- Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Kommersant bahwa tidak mudah untuk mencapai kesepakatan dengan AS mengenai “komponen utama” dari kemungkinan kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina.
- Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa ada kemauan politik untuk bergerak ke arah kemungkinan kesepakatan AS-Rusia terkait Ukraina. Namun, ia mengatakan belum ada garis besar yang jelas tentang seperti apa kesepakatan itu nantinya.
- Peskov juga menanggapi pernyataan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas yang meminta negara-negara anggota untuk tidak menghadiri acara Hari Kemenangan Rusia pada tanggal 9 Mei. "Kami memperhatikan pernyataannya yang sangat, sangat kasar. Kami tidak menganggapnya benar," katanya, menggolongkan pernyataan Kallas sebagai "ancaman".
- Kepala dinas mata-mata luar negeri Rusia, Sergey Naryshkin, mengatakan dinas keamanan Rusia dan Belarus siap bertindak proaktif jika terjadi serangan terhadap salah satu negara.
- Naryshkin mengatakan kepada kantor berita negara TASS bahwa Ukraina harus melepaskan ambisinya untuk bergabung dengan NATO dan menyerahkan wilayah yang dianeksasi oleh Rusia. Ukraina juga harus menjadi negara yang "bebas nuklir dan netral" dan bahwa "demiliterisasi dan denazifikasi negara Ukraina, dan penghapusan semua undang-undang diskriminatif yang disahkan setelah kudeta 2014" adalah suatu keharusan.
Presiden Volodymyr Zelensky mengajukan dua rancangan undang-undang kepada parlemen Ukraina untuk memperpanjang mobilisasi militer dan darurat militer di negara itu selama 90 hari lagi, yang berakhir pada 6 Agustus. - Ia juga memulai proses pemecatan gubernur militer Sumy, Volodymyr Artyukh, menyusul serangan mematikan di wilayah timur laut yang menewaskan 35 orang dan melukai ratusan lainnya.
- Zelensky mengatakan kepada kepala NATO Mark Rutte bahwa Ukraina memiliki kebutuhan “akut” akan sistem pertahanan udara dan rudal.
Dalam kunjungan mendadak ke kota pelabuhan Odesa, Rutte mengatakan perundingan gencatan senjata yang dipimpin AS tidaklah mudah, tetapi menyatakan dukungannya terhadap upaya Presiden Trump untuk mencapai perdamaian. Rutte juga mengecam serangan Rusia yang "keterlaluan" dan "mengerikan" terhadap warga sipil Ukraina. (Tribun)
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/160425-ukraina.jpg)