Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Bapok

Harga Daging Babi di Pasar Bersehati Manado Sulawesi Utara Turun per Kamis 10 April 2025

Info terkini, harga daging babi di Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara, kembali turun per Kamis (10/4/2025).

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku/Tangkap Layar Youtube Tribunnews Manado (Video LIVE REPORT - Harga daging babi di Pasar Bersehati Manado, Rp 50 ribu per kilogram)
HARGA - Daging babi yang dijual di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara (Dokumen Video Tribun Manado tahun 2023). Info terbaru, Harga daging babi di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara per Kamis 10 April 2025, mengalami penurunan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga daging babi di Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara per Kamis (10/4/2025).

Harga kiloan daging babi saat ini turun.

Harga daging babi lapis turun menjadi Rp125 ribu per kilogram. Sebelumnya Rp135 ribu per kilogram.

Sedangkan harga daging babi campur yang sebelumnya dipatok Rp125 ribu per kilogram, kini turun di angka Rp120 ribu per kilogram.

"Daging babi sebelumnya naik sampai Rp145 ribu per kilogram, cuma ini sudah turun," ujar Jeni, seorang pedagang.

Sementara itu, harga daging ayam dan sapi kembali naik.

Penyebabnya karena tingkat pembelian masyarakat meningkat di hari raya lebaran ketupat.

Harga daging ayam naik Rp38 ribu - Rp39 ribu per kilogram.

Sebelumnya sempat turun Rp34 ribu per kilogram.

Kemudian harga daging sapi naik di angka Rp125 ribu per kilogram.

Kemarin harganya sempat turun, dijual Rp20 ribu per kilogram.

"Daging ayam dan sapi paling laris saat ini," ujar Rinto, salah satu pedagang.

Rinto mengungkapkan, per hari daging ayam bisa habis 50 kilogram dibeli oleh masyarakat.

"Karena memang masih momen hari raya ketupat daging sapi dan ayam laku sekali.

Meskipun mahal tetap dibeli masyarakat karena sudah jadi kebutuhan untuk open house," ungkapnya.

Katanya lagi, harga daging akan kembali normal setalah hari raya ketupat selesai.

"Nanti bulan depan baru normal kembali harga daging," terang Rinto.

Terkait, harga daging babi di Sulawesi Utara (Sulut) yang masih mahal, keluhan dari warga masyarakat bermunculan.

Bantuan pemerintah terkait pasokan daging babi dari Bali pun dianggap tak memberikan dampak signifikan bagi pedagang maupun pembeli, dalam hal ini warga masyarakat. 

Pada satu kesempatan, Tim Tribun Manado mewawancarai Chandra, pedagang daging babi di Pasar Beriman Tomohon.

Chandra menilai, program ini tidak menurunkan harga jual di pasaran.

Ia menyebut, harga daging babi dari bantuan pemerintah seharusnya dijual dengan harga terjangkau, di angka Rp75 ribu per kilogram, sehingga pedagang bisa menjual lebih murah.

Namun, faktanya mereka justru harus membeli dengan harga Rp 78 ribu per kilogram.

Banderol harga tersebut hanya selisih Rp2 ribu dari harga peternak lokal.

"Selisihnya terlalu kecil, jadi tetap saja mahal. Apalagi stok yang bisa kami beli juga terbatas, tidak bisa ambil banyak. Saya sudah tidak ambil lagi dari sana, tinggal cari dari peternak lokal saja," kata Chandra, Minggu (16/3/2025) lalu.

Menurut Chandra, langkah tersebut tidak berdampak positif baik bagi pedagang ataupun masyarakat. 

Harga daging babi di pasar masih berkisar di atas Rp100 ribu per kilogramnya.

Besaran harga itu tetap dianggap tinggi oleh masyarakat.

"Coba lihat sekarang, apakah ada dampaknya bagi masyarakat? Tidak ada. Bahkan bagi kami pedagang juga tidak terasa manfaatnya, pembeli juga mengeluh" ungkapnya. (TribunManado.co.id/Fer/Pet)

-

Baca juga: Harga Ikan di Pasar Bersehati Manado Sulawesi Utara Rabu 9 April 2025, Alami Kenaikan

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved