Hari Ke-1.138 Perang Rusia - Ukraina: Polandia Siagakan Jet Tempur
Pesawat Polandia dan sekutu diaktifkan untuk melindungi wilayah udara Polandia menyusul serangan Rusia di Ukraina barat.
Tayang:
Editor:
Arison Tombeg
Kolase TM/Reuters/Violeta Santos Moura
SPARTAN - Anggota kru artileri Ukraina dari Brigade Operasional ke-3 Garda Nasional "Spartan" menembakkan ke arah pasukan Rusia di lokasi yang dirahasiakan di garis depan Donetsk, bagian dari garis pertahanan Pokrovsk, di Ukraina, pada tanggal 6 April 2025. Pesawat Polandia dan sekutu diaktifkan untuk melindungi wilayah udara Polandia menyusul serangan Rusia di Ukraina barat.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Kyiv - Pesawat Polandia dan sekutu diaktifkan untuk melindungi wilayah udara Polandia menyusul serangan Rusia di Ukraina barat.
Berikut ini adalah peristiwa penting pada hari ke-1.138 perang Rusia di Ukraina pada hari Senin, 7 April dikutip Al Jazeera:
Pertempuran
- Pesawat Polandia dan sekutu diaktifkan untuk melindungi wilayah udara Polandia menyusul serangan Rusia di Ukraina barat, yang berbatasan dengan Polandia, kata Komando Operasional Angkatan Bersenjata Polandia.
Satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia di ibu kota Ukraina, Kyiv, kata pihak berwenang Ukraina. - Sebuah rudal balistik Rusia menghancurkan sebagian bangunan yang menampung saluran milik negara yang menyiarkan dalam bahasa asing, kata saluran televisi Freedom dalam sebuah pernyataan.
- Militer Ukraina mengatakan pasukannya menembak jatuh 13 dari 23 rudal dan 40 dari 109 pesawat nirawak yang diluncurkan Rusia dalam serangan semalam. Sekitar 53 pesawat nirawak juga hancur karena tindakan perang elektronik, kata militer.
- Jumlah korban tewas akibat serangan rudal Rusia baru-baru ini di kota Kryvyi Rih, Ukraina, meningkat menjadi 19 orang, termasuk banyak anak-anak, dan 75 orang lainnya terluka, kata pejabat Ukraina. Serangan itu juga merusak 44 apartemen dan 23 rumah pribadi. Oleksandr Vilkul, kepala administrasi militer kota itu, mengumumkan tiga hari berkabung mulai tanggal 7 April.
- Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya telah melancarkan serangan rudal berpresisi tinggi terhadap sebuah restoran di Kryvyi Rih tempat berlangsungnya pertemuan antara komandan unit Ukraina dan instruktur Barat. Dikatakan bahwa serangan itu menewaskan 85 personel militer dan perwira asing serta menghancurkan 20 kendaraan. Staf Umum Ukraina menolak klaim tersebut.
- Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan unit pertahanan udaranya "mencegat dan menghancurkan" 11 pesawat tak berawak Ukraina di wilayah Kursk dan Belgorod, yang berbatasan dengan Ukraina, serta wilayah selatan Rostov pada malam hari.
- Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Kyiv melancarkan tujuh serangan terhadap fasilitas infrastruktur energi Moskow antara tanggal 5 dan 6 April, meskipun ada moratorium serangan energi yang ditengahi oleh Amerika Serikat. Menurut kementerian, serangan tersebut menargetkan wilayah Krimea, yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada tahun 2014, serta wilayah Bryansk, Rostov, dan Voronezh milik Rusia.
- Kementerian itu juga mengatakan bahwa pasukan Kremlin melancarkan serangan semalam menggunakan senjata presisi jarak jauh dan pesawat tak berawak terhadap pangkalan persenjataan artileri pusat Ukraina dan perusahaan industri pertahanan yang terlibat dalam produksi pesawat tak berawak.
- Menurut kementerian, Moskow juga memperoleh kendali atas desa Basivka di wilayah Sumy, Ukraina, dalam sebuah kemajuan lintas batas yang langka. Andriy Demchenko, juru bicara Dinas Penjaga Perbatasan Negara Ukraina, menyebut pengumuman itu sebagai "disinformasi".
Politik dan Diplomasi
- Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, mengecam “pengabaian yang sembrono” Rusia terhadap warga sipil, menyusul serangan Rusia terhadap Kryvyi Rih.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan kekhawatirannya atas kurangnya tekanan internasional terhadap Rusia di tengah “meningkatnya” jumlah “serangan harian Rusia terhadap Ukraina”. - Zelensky juga mengatakan AS belum mengeluarkan pernyataan sebagai tanggapan atas penolakan Rusia terhadap gencatan senjata tanpa syarat, yang telah disetujui Ukraina.
- Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan "tindakan tegas" terhadap Rusia jika Moskow terus "menolak perdamaian". "Gencatan senjata diperlukan sesegera mungkin," kata Macron.
- Kirill Dmitriev, utusan ekonomi internasional Rusia, mengatakan kepada televisi Channel One negara itu bahwa Rusia dan AS dapat melanjutkan kontak satu sama lain “minggu depan”.
- Menteri Ekonomi Ukraina, Yulia Svyrydenko, mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa Kyiv akan mengirim tim ke Washington, DC, minggu depan untuk merundingkan rancangan baru kesepakatan yang akan memberikan AS akses ke mineral tanah jarang Ukraina. (Tribun)
Baca Juga
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/070425-kyiv.jpg)