Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hari Ke-1.132 Perang Rusia - Ukraina: Swedia Bantu Kyiv Rp 25 Triliun

Swedia mengatakan akan menyumbangkan 16 miliar kronor (1,6 miliar dolar) setera Rp 25,6 triliun dalam bantuan militer baru ke Ukraina.

Editor: Arison Tombeg
TM/AP/Kemenhan Rusia
MENEMBAK - Tangkapan layar sebuah howitzer Giatsint-S 2S5 milik Angkatan Darat Rusia menembaki Ukraina. Swedia mengatakan akan menyumbangkan 16 miliar kronor (1,6 miliar dolar) setera Rp 25,6 triliun dalam bantuan militer baru ke Ukraina. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Kyiv - Swedia mengatakan akan menyumbangkan 16 miliar kronor (1,6 miliar dolar) setera Rp 25,6 triliun dalam bantuan militer baru ke Ukraina.

Berikut peristiwa penting pada hari ke-1.132 perang Rusia di Ukraina pada hari Senin, 31 Maret dikutip Al Jazeera:

Pertempuran

  • Pasukan Rusia menembaki pemukiman garis depan di wilayah Zaporizhia di tenggara Ukraina, menewaskan seorang wanita berusia 66 tahun dan melukai lima lainnya.
  • Jumlah orang yang terluka dalam serangan Rusia di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, telah meningkat menjadi tiga.
  • Kementerian Pertahanan Moskow mengatakan Ukraina telah menyerang fasilitas energi di wilayah Bryansk Rusia meskipun ada moratorium bersama terhadap serangan terhadap infrastruktur tersebut.
  • Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan 160.000 warga Rusia lagi untuk dipanggil untuk dinas militer pada 15 Juli.

Diplomasi

  • Kremlin mengatakan Rusia dan Amerika Serikat tengah menggarap gagasan untuk kemungkinan penyelesaian damai di Ukraina dan membangun hubungan bilateral meskipun Presiden AS Donald Trump mengatakan ia “kesal” dengan Putin.
  • Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta agar Rusia dihukum atas lebih dari 183.000 dugaan kejahatan perang yang didokumentasikan oleh Kyiv sejak invasi skala penuh Moskow tiga tahun lalu.
  • Para diplomat tinggi dari Spanyol, Jerman, Prancis, Italia, Inggris, Polandia dan Uni Eropa telah berjanji untuk melipatgandakan bantuan mereka ke Ukraina dan sedang mempertimbangkan sanksi baru terhadap Rusia untuk memaksanya menerima gencatan senjata.
  • Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, yang berada di Moskow, mengatakan bahwa mengamankan perdamaian di Ukraina adalah “tidak ada rasa sakit, tidak ada keuntungan” dan bahwa setiap perjanjian gencatan senjata harus mengikat, adil dan dapat diterima oleh semua pihak.
  • Wang juga menyambut baik langkah awal Rusia dan AS untuk menormalisasi hubungan, yang menurutnya akan “bermanfaat dalam menstabilkan keseimbangan kekuatan antara negara-negara besar dan menumbuhkan optimisme di tengah situasi internasional yang mengecewakan”.
  • Moldova telah mengusir diplomat Rusia setelah menuduh staf kedutaan membantu seorang legislator pro-Kremlin yang dihukum melarikan diri dari penjara karena pendanaan politik ilegal. Moskow membantah telah berupaya mencampuri politik Moldova.
  • Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio akan melakukan perjalanan ke Brussels pada hari Rabu untuk menghadiri pertemuan menteri luar negeri NATO untuk membahas prioritas keamanan, termasuk investasi pertahanan dan negosiasi perdamaian di Ukraina.

Bantuan militer

  • Swedia mengatakan akan menyumbangkan 16 miliar kronor (1,6 miliar dolar) dalam bantuan militer baru ke Ukraina, paket terbesar dari negara Nordik itu sejak invasi skala penuh Rusia pada tahun 2022.
  • Juru bicara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pejabat dari Inggris, Prancis, dan Ukraina akan bertemu dalam beberapa hari mendatang untuk membangun “momentum nyata” dalam upaya meningkatkan keamanan Kyiv. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved