Hegseth: AS dan Filipina Harus Bahu-membahu Menghadapi Tiongkok
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan AS dan Filipina harus bahu-membahu melawan China dalam pertemuan dengan Presiden Filipina.
TRIBUNMANADO. CO.ID, Manila - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan AS dan Filipina harus bahu-membahu melawan China dalam pertemuan dengan Presiden Filipina Ferdinand Marcos.
Hegseth, yang sedang diawasi di dalam negeri atas perannya dalam kebocoran tidak sengaja serangan AS di Yaman kepada seorang wartawan, tiba di Manila pada hari Jumat untuk perhentian pertama dalam lawatannya ke negara-negara sekutu di Asia Pasifik.
“Perdamaian melalui kekuatan adalah hal yang sangat nyata,” kata Hegseth dalam pertemuan dengan Marcos di Istana Malacanan di Manila.
“Pencegahan diperlukan di seluruh dunia, tetapi khususnya di kawasan ini, di negara Anda, mengingat ancaman dari komunis Tiongkok dan bahwa teman-teman perlu bahu-membahu untuk mencegah konflik, untuk memastikan adanya pelayaran bebas.”
“Apakah Anda menyebutnya Laut Cina Selatan atau Laut Filipina Barat, kami menyadari bahwa negara Anda harus berdiri teguh di lokasi itu dan membela negara Anda,” imbuh Hegseth dikutip Al Jazeera.
Marcos mengatakan kunjungan Hegseth mengirimkan “pesan yang sangat kuat” tentang komitmen sekutu untuk memperkuat aliansi mereka.
Kunjungan pertama kepala pertahanan ke Asia dilakukan saat pemerintahan Presiden AS Donald Trump berupaya menggalang sekutu di kawasan tersebut untuk melawan meningkatnya kekuatan dan pengaruh Tiongkok.
Kunjungan tersebut juga dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Tiongkok dan Filipina atas klaim teritorial Beijing di Laut Cina Selatan.
Pada hari Senin, Menteri Pertahanan Filipina Gilberto Teodoro menyebut klaim Beijing atas lebih dari 90 persen jalur air itu sebagai "fiksi dan kebohongan terbesar".
Pernyataan Teodoro disampaikan pada hari yang sama ketika penjaga pantai Filipina melaporkan yang terbaru dari serangkaian konfrontasi terkini dengan kapal-kapal Tiongkok di Scarborough Shoal.
Setelah mengakhiri lawatannya ke Filipina pada hari Sabtu, Hegseth akan bertolak ke Jepang, sekutu penting AS lainnya.
Selama di Jepang, ia dijadwalkan untuk mengadakan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Jepang Jenderal Nakatani dan menghadiri upacara peringatan bagi para prajurit yang tewas dalam Pertempuran Iwo Jima pada Perang Dunia II. (Tribun)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.