Banjir di Manado
Peringatan Waspada Banjir dan Longsor, Pemkot Manado Keluarkan Imbauan Bagi Warga di Bantaran Sungai
Melalui situs resmi Pemkot Manado, warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng gunung diminta untuk segera mengungsi demi keselamatan.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID - Curah hujan di Kota Manado Sulawesi Utara masih tinggi, peringatan waspada banjir dan longsor untuk warga Manado.
Pemerintah Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, telah mengeluarkan peringatan waspada terhadap potensi bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang.
Melalui situs resmi Pemkot Manado, warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng gunung diminta untuk segera mengungsi demi keselamatan.
Pemerintah menyerukan agar masyarakat segera mengambil langkah evakuasi hingga situasi membaik.
Terbaru, berdasarkan informasi dari pos pemantauan banjir Paal Dua, ketinggian air sudah mencapai lebih dari 3 meter, mengindikasikan potensi banjir yang semakin meningkat.
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I juga mengeluarkan himbauan serupa. Kepala BWS Sulawesi I, Ir. Sugeng Harianto, MSi, MT, menyatakan bahwa curah hujan yang tinggi di Manado menyebabkan banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano.
Sugeng mengingatkan masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran DAS Tondano untuk tetap waspada dan siaga, tetapi tidak panik.
Warga diminta untuk mengikuti arahan pemerintah dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi situasi darurat ini.
"Kami menghimbau masyarakat tidak perlu panik, tetapi siap siaga, karena berdasarkan ramalan BMKG potensi hujan lebat sangat lebat masih mungkin terjadi di hulu maupun hujan lokal di hilir bendungan khususnya DAS Tikala dan Kota manado," ujarnya.
Menurutnya, secara fungsi Bendungan Kuwil Kawangkoan berhasil menampung air.
"Secara fungsi bendungan telah berhasil mereduksi menampung banjir," ungkapnya.
Ia juga meminta himbauan yang dikeluarkan oleh BSW Sulawesi l bisa dibagikan kepada semua masyarakat.
PRESS RELEASE BWS Sulawesi I
Bahwa sejak tadi malam pukul. 22.08 WITA Waduk Bendungan Kuwil spill out, artinya Bendungan Kuwil Kawangkoan telah mencapai tampungan maksimum sebesar 26.86 Juta M3, pada elevasi + 100.2 dpl,
Sementara itu sampai saat ini (22 Maret 2025 Pkl 16.10 WITA) pasokan air dari hulu, yaitu dari Sungai Tondano masih terus masuk sebagai inflow ke Bendungan Kuwil Kawangkoan, sehingga otomatis air akan mengalir keluar/ spill out melalui ambang pelimpah spillway di bagian samping kiri konstruksi Bendungan Kuwil, menuju ke Sungai Tondano yang bermuara di Teluk Manado.
Oleh karena itu kami menghimbau agar masyarakat dan semua pihak disepanjang aliran sungai Tondano di Kota Manado terus SIAGA dikarenakan masih ada potensi hujan lebat – sangat lebat di Catchment area/ dibagian hulu bendungan Kuwil Kawangkoan.
| Polda Sulut Siagakan Personel untuk Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Manado |
|
|---|
| Banjir di Manado, Polda Sulut Siagakan Personel Evakuasi Warga Terdampak |
|
|---|
| Banjir di Mahawu Manado, Kepala Lingkungan: Air Sudah Turun Tidak Ada yang Mengungsi |
|
|---|
| Pesisir Sulut Masuk Dalam 15 Wilayah Berpotensi Banjir Rob Akibat Super New Moon, Ini Tanggalnya |
|
|---|
| Pemkot Manado bersama TNI/Polri Bersihkan Rumah Korban Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Warga-Mahawu-Kecamatan-Tuminting-kembali-mengungsi-usai-banjir.jpg)