Hari Ke-1.111 Perang Rusia - Ukraina: Kebakaran Besar di Samara Akibat Serangan Kyiv
Kementerian Darurat Rusia mengatakan kebakaran besar terjadi di wilayah selatan Rusia, Samara, akibat serangan pesawat nirawak atau drone Ukraina.
Editor:
Arison Tombeg
TM/Al Jazeera
MENEMBAK - Taangkapan layar tentara Ukraina menembak. Kementerian Darurat Rusia mengatakan kebakaran besar terjadi di wilayah selatan Rusia, Samara, akibat serangan pesawat nirawak atau drone Ukraina.
TRIBUNMANADO.COM, Kyiv - Kementerian Darurat Rusia mengatakan kebakaran besar terjadi di wilayah selatan Rusia, Samara, akibat serangan pesawat nirawak atau drone Ukraina.
Berikut ini perkembangan utama pada hari ke-1.111 perang Rusia di Ukraina pada hari Selasa, 11 Maret dikutip Al Jazeera:
Pertempuran
- Seorang warga sipil tewas dan tiga lainnya dilaporkan terluka dalam salah satu serangan pesawat tak berawak Ukraina terbesar di Moskow dalam beberapa bulan.
- Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan unit pertahanan udara Rusia menghancurkan sedikitnya 69 pesawat tak berawak yang terbang menuju Moskow dalam serangan "besar-besaran" yang kemudian dilaporkan melibatkan lebih dari 90 pesawat tak berawak.
- Empat bandara di wilayah Moskow dan jaringan kereta Domodedovo terpaksa menghentikan layanan akibat serangan tersebut. Beberapa apartemen juga rusak sementara kantor berita Rusia TASS melaporkan kebakaran besar di tempat parkir mobil dekat ibu kota Rusia.
- Para blogger perang pro-Rusia mengatakan pasukan Kremlin telah maju lebih jauh ke wilayah Kursk di negara itu sebagai bagian dari operasi pengepungan besar-besaran untuk mengusir ribuan tentara Ukraina yang menguasai wilayah di dalam Rusia.
- Jenderal tertinggi Kyiv Oleksandr Syrskii membantah pasukannya dikepung oleh pasukan Rusia, seraya menambahkan bahwa situasi terkendali. Namun, pasukan Ukraina perlu diperkuat, "termasuk peperangan elektronik dan komponen tak berawak", kata Syrskii.
- Militer Ukraina mengatakan pihaknya menembak jatuh 130 dari 176 pesawat tak berawak Rusia yang diluncurkan Rusia semalam, sementara 42 lainnya gagal mencapai sasarannya.
- Juru bicara penjaga perbatasan Ukraina Andriy Demchenko mengatakan pasukan Rusia berusaha menciptakan zona pertempuran aktif di wilayah timur laut Ukraina, Sumy, di seberang perbatasan dari wilayah Kursk Rusia.
- Kementerian Darurat Rusia mengatakan kebakaran besar terjadi di wilayah selatan Rusia, Samara, akibat serangan pesawat nirawak Ukraina. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
- Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan rudal tersebut menghantam dua kilang minyak Rusia di wilayah Ryazan dan wilayah Samara, yang memasok bahan bakar ke tentara Moskow.
- Tiga orang tewas dan sembilan orang terluka akibat serangan Ukraina di desa Belaya di distrik Belovski di wilayah Kursk Rusia, kata gubernur wilayah tersebut, Alexander Khinshtein.
Politik dan Diplomasi
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio melakukan perjalanan ke Arab Saudi sebelum pembicaraan antara Kyiv dan Washington untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina.
- Kantor berita AFP, mengutip seorang pejabat Ukraina, mengatakan bahwa Kyiv berencana untuk mengusulkan gencatan senjata sebagian, udara dan laut dengan Rusia selama pembicaraan di Arab Saudi.
- Seorang sumber senior dari pemerintah Ukraina juga mengatakan kepada AFP bahwa Rusia memperoleh keuntungan signifikan terhadap Kyiv selama jeda AS dalam berbagi intelijen militer dengan pasukan Ukraina.
- Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff mengatakan Washington mengharapkan kemajuan substansial dalam pembicaraan dengan Ukraina minggu ini, termasuk penandatanganan kesepakatan tanah jarang.
Witkoff juga mengatakan pembagian intelijen dengan Ukraina juga akan dibahas selama pertemuan minggu ini, tetapi mengklaim AS tidak pernah menghalangi perwira Ukraina menerima intelijen untuk kebutuhan pertahanan. - Zelensky menjanjikan posisi yang sepenuhnya “konstruktif” oleh Ukraina dalam perundingan dengan AS, seraya menambahkan bahwa negaranya mengharapkan hasil praktis dari perundingan di Arab Saudi untuk mengakhiri perang Rusia di negaranya.
- Dinas keamanan FSB Rusia mengatakan dua diplomat dari Inggris diusir dari Rusia atas dugaan spionase. Kremlin mengatakan mereka yang diusir adalah sekretaris kedua kedutaan Inggris dan suami sekretaris pertama.
- Kantor Perdana Menteri Keir Starmer mengatakan Inggris berencana menyelenggarakan pembicaraan virtual di antara para pemimpin negara yang bersedia membantu gencatan senjata di Ukraina. (Tribun)
Baca Juga
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/110325-tembak-ukraina.jpg)