Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 2 Karyawan Tambang Tewas, Bus Terbalik Hingga Puluhan Korban Luka

Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada kemarin hari Rabu sore.

Polsek Lunyuk
KECELAKAAN MAUT: Bus perusahaan tambang terbalik dilakukan evakuasi oleh polisi. Kecelakaan maut ini menewaskan 2 orang karyawan, Rabu 5 Maret 2025. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada kemarin hari Rabu sore.

Insiden nahas itu melibatkan kendaraan bus yang mengalami kecelakaan tunggal.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 2 orang karyawan tambang tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Wanita Tewas, Alami Kecelakaan Tunggal

Sekadar informasi, kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Bus pengangkut karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) ke kawasan eksplorasi Dodo Rinti mengalami kecelakaan tunggal, yaitu terbalik di Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, NTB pada Rabu (5/3/2025) sekitar pukul 15.00 Wita.

Dua karyawan tewas di tempat, sedangkan sopir serta puluhan karyawan yang mengalami luka berat dan ringan mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Kasat Lantas Polres Sumbawa AKP Edwin Isa Mahendra, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar. Telah terjadi laka lantas tunggal Bus yang mengangkut karyawan tambang, dua korban meninggal dunia, dua luka berat dirujuk ke RSUP Manambai Abdul Kadir Sumbawa,” kata Edwin Rabu malam.

Adapun korban lainnya, kata Edwin, mengalami luka ringan dan sedang dirawat di Puskesmas Lunyuk, termasuk sopir bus.

“Olah TKP dari unit laka, kami akan laksanakan besok habis sahur berangkat, karena perjalanan dari Sumbawa 3 jam sampai TKP Lunyuk.

Pertimbangan jarak tempuh dan kondisi sudah malam serta di lokasi tidak ada penerangan cukup untuk dapat dilakukan olah TKP,” kata Edwin.

Namun, penanganan TKP awal sudah dilaksanakan oleh Polsek Lunyuk sehingga korban teridentifikasi dan penyebab awal kejadian diketahui. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved