Minahasa Raad
Soal Gedung Minahasa Raad, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kebudayaan Sulut
Berikut penjelasan Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut, Jani Niclas Lukas soal Gedung Minahasa Raad di Depan Zero Point, Manado.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Handhika Dawangi
MANADO, TRIBUN - Masih hangat jadi perbincangan soal Gedung Minahasa Raad di Depan Zero Point, Manado, Sulawesi Utara.
Ada yang viral di media sosial, terkait Patung Sam Ratulangi di dalam Minahasa Raad yang jatuh dan rusak.
Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut, Jani Niclas Lukas sudah menanggapi soal Minahasa Raad.
Namun kata Jani, untuk pengeloaan Gedung Minahasa Raad hingga pemeliharaan situs-situs sejarah bukan tanggungjawab dari Dinas Kebudayaan Sulut.
"Pengelola gedung dan isinya bukan kami," ujar Jani, Rabu (5/3/2025).
Jani mengatakan selama ini dia tidak tahu siapa yang bertanggung jawab terhadap Gedung Minahasa Raad.
"Kurang tahu," singkatnya.
Potret Muram Gedung Minahasa Raad Manado
Kondisi bagian dalamnya rusak parah saat Tribun Manado melihat ruangan di dalamnya, Selasa (4/3/2025).
Layaknya tempat itu pernah dilanda gempa bumi dashyat atau angin taifun yang kuat. Porak poranda.
Bukan hanya bangunan, tapi juga benda bersejarah seperti patung Sam Ratulangi.
Patung berwarna kuning emas ini dibiarkan begitu saja dengan tangan kanan yang telah patah.
Di ruangan tempat beradanya dua patung itu, dipenuhi pecahan kaca.
Diduga kaca-kaca itu berasal dari lemari kaca yang menyimpan aneka peninggalan bersejarah.
Plafon di beberapa titik sudah hancur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Minahasa-Raad-Foto-foto-Terbaru.jpg)