Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Vatikan Jelaskan Kondisi Terkini Paus Fransiskus

Paus Fransiskus menderita dua kali kesulitan pernapasan akut saat ia berjuang untuk pulih dari pneumonia ganda di rumah sakit, kata Vatikan.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/Andrew Medichini
BERDOA - Lilin dan bunga untuk Paus Fransiskus terlihat di depan Poliklinik Agostino Gemelli di Roma. Paus Fransiskus menderita dua kali kesulitan pernapasan akut saat ia berjuang untuk pulih dari pneumonia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Vatikan - Paus Fransiskus menderita dua kali kesulitan pernapasan akut saat ia berjuang untuk pulih dari pneumonia ganda di rumah sakit, kata Vatikan.

Fransiskus, yang dirawat di Rumah Sakit Universitas Gemelli di Roma lebih dari dua minggu lalu, menderita "penumpukan lendir yang signifikan" di paru-parunya, yang memicu dua episode "insufisiensi pernapasan akut" pada hari Senin, kata Vatikan dalam sebuah pernyataan.

Paus juga menderita bronkospasme, mirip dengan serangan asma, yang menyebabkan dokter melakukan dua bronkoskopi untuk mengevaluasi saluran udaranya, dengan “sekresi besar” lendir dikeluarkan selama prosedur tersebut.

Untuk membantu pernapasannya, ia juga memerlukan "ventilasi mekanis non-invasif", kata pernyataan itu, yang menggambarkan prognosisnya sebagai "dijaga", yang berarti ia belum terbebas dari bahaya.

Paus yang berusia 88 tahun itu tetap waspada, berorientasi, dan bekerja sama dengan tenaga medis selama intervensi.

Dalam pembaruan sebelumnya, Vatikan melaporkan bahwa ia sudah bangun dan menerima terapi setelah tidur “dengan nyenyak sepanjang malam”.

Dikutip Al Jazeera, Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma, telah mengalami beberapa kali sakit selama dua tahun terakhir dan rentan terhadap infeksi paru-paru setelah menderita radang selaput dada saat dewasa muda, suatu kondisi yang menyebabkan sebagian paru-parunya diangkat.

Pneumonia ganda adalah infeksi serius pada kedua paru-paru yang dapat meradang dan meninggalkan bekas luka, sehingga menyulitkan pernapasan.

Sebelumnya pada hari Senin, ia mengeluarkan pesan baru tertanggal 26 Februari dari rumah sakit yang mengecam “ketidakrelevanan progresif” organisasi internasional dalam memerangi perang.

Ketidakhadiran Fransiskus dari kehidupan publik merupakan yang terpanjang dalam 12 tahun masa kepausannya, tanpa ada foto atau video yang dikeluarkan oleh Vatikan sejak sebelum ia masuk rumah sakit pada tanggal 14 Februari karena infeksi paru-paru kompleks.

Namun, ia telah menandatangani dokumen dengan tulisan “Dari Poliklinik Gemelli”, yang menunjukkan bahwa ia telah bangun dan bekerja selama ia tidak ada.

Dokternya belum mengatakan berapa lama perawatannya akan berlangsung. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved