Manado Sulawesi Utara
Miris, Lem Eha-Bond Berserakan di Gedung Minahasa Raad Manado
Gedung Minahasa Raad di pusat kota Manado Sulawesi Utara dalam keadaan darurat.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Di ruangan tempat beradanya dua patung itu, dipenuhi pecahan kaca.
Diduga kaca - kaca itu berasal dari lemari kaca yang menyimpan aneka peninggalan bersejarah.
Plafon di beberapa titik sudah hancur. Sampah bertebaran di mana mana.
Kemanapun melangkah tercium bau pesing.
Pemprov Sulut pernah merenovasi tempat itu.
Namun setelah itu tak terurus.
John, seorang warga menyayangkan terbengkalainya tempat itu.
Menurut dia, pemerintah mustinya bisa menata tempat itu dan menjadikannya punya nilai ekonomis.
"Mirip kota tua di Jakarta," katanya.
Sejarah
Gedung Minahasa Raad di pusat kota Manado, Sulawesi Utara, jadi saksi bisu mekarnya demokrasi di tanah Minahasa.
Pada masa penjajahan Belanda, Minahasa Raad merupakan perwakilan rakyat satu - satunya di Indonesia.
Hadirnya Minahasa Raad merupakan tuntutan dari warga Minahasa yang sudah terdidik di masa tersebut untuk beroleh hak perwakilan.
Sesungguhnya sudah ada warga Minahasa yang duduk di Volksmad.
Namun kurang mewakili kepentingan warga lokal.
| Curhat Sopir Bus di Terminal Paal 2 Manado: Kadang Berangkat Setengah Muatan, Pulang Bisa Kosong |
|
|---|
| BHK Food Festival 2026 di Pecinan Manado, Ada Kopi, Bakmi dan Pentas |
|
|---|
| Jalan Lubang Antara Manado - Bitung Mulai Diperbaiki, Warga Minta Dipercepat |
|
|---|
| Weekend, Ribuan Warga Manado Olahraga di Kawasan Megamas |
|
|---|
| Jalan Lubang di Manado Kini Mulai Diperbaiki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Lem-Eha-Bond-ditemukan-di-bagian-dalam-Minahasa-Raad-ghgfhjyiyi.jpg)