Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2025

Info Ramadan 2025: Hukum Mandi Besar Setelah Sahur, Puasa Sah atau Tidak?

Mandi besar adalah mandi khusus untuk menghilangkan hadas besar. Hadas besar berragam bentuknya, misalnya hubungan badan, haid, nifas, dan lain-lain.

Editor: Isvara Savitri
Pexels.com/Ron Lach
MANDI BESAR - Ilustrasi mandi besar. Berikut penjelasan tentang hukum mandi besar setelah sahur. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ramadan 1446 Hijriah telah tiba.

Umat Islam wajib menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Ada hal-hal yang perlu diketahui agar puasanya tetap sah.

Satu di antara yang sering menjadi pertanyaan adalah soal mandi wajib.

Banyak yang mempertanyakan hukum mandi wajib setelah sahur.

Apakah boleh, atau tidak?

Mandi besar adalah mandi khusus untuk menghilangkan hadas besar.

Hadas besar berragam bentuknya, misalnya hubungan badan, haid, nifas, dan lain-lain. 

Dalam menjalankan ibadah puasa, banyak umat Islam yang bertanya, apakah boleh mandi wajib setelah sahur?

Pertanyaan ini muncul terutama dari umat Islam yang ingin memastikan apakah puasanya tetap sah jika mandi wajib dilakukan setelah waktu sahur.

Lantas, apakah boleh mandi wajib setelah sahur?

Dilansir laman baznas.go.id, mandi wajib tidak mempengaruhi sah atau tidaknya puasa.

Bahkan ketika mandi wajib itu ditunda secara sengaja hingga waktu fajar tiba.

Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Ra dan Ummu Salamah Ra, yang berbunyi:

“Nabi Muhammad Saw pernah memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena berjima. Setelah masuk waktu subuh tiba, beliau mandi dan berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim).

POSTER RAMADAN: Poster Ucapan Ramadan 2025. Kumpulan poster ucapan selamat Ramadan 2025.
POSTER RAMADAN: Poster Ucapan Ramadan 2025. Kumpulan poster ucapan selamat Ramadan 2025. (TribunManado/Erlina)
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved