Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Bumi

Sudah 10 Kali Gempa Susulan Terjadi di Tutuyan Boltim Sulawesi Utara, Pasca Diguncang Magnitudo 6,0

infomasi hingga pukul 10.00 wita dilaporkan BMKG gempa bumi susulan masih terus terjadi.

Penulis: Glendi Manengal | Editor: Glendi Manengal
Tangkapan layar OpenStreetMap
GEMPA BUMI - Gempa terkini di wilayah Sulawesi Utara, Rabu (26/2/2025). Berdasarkan info BMKG gempa berpusat di laut Tutuyan, Boltim, sudah terjadi gempa susulan sebanyak 10 kali. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui sebelumnya terjadi gempa bumi di wilayah Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara pada Rabu (26/2/2025) pagi.

Hingga pukul 10.00 wita dilaporkan BMKG gempa bumi susulan masih terus terjadi.

Terbaru gempa berkekuatan magnitudo 4,1 terjadi di lokasi yang sama.

Terkait hal tersebut berikut daftar informasi gempa bumi susulan yang masih terus terjadi

Berikut selengkapnya:

1. Gempa magnitudo 4,9 terjadi pada pukul 07.11 Wita kedalaman 10 km.

2. Gempa magnitudo 3,8 terjadi pada pukul 07.18 Wita kedalaman 10 km.

3. Gempa magnitudo 4,3 terjadi pada pukul 07.56 Wita kedalaman 10 km.

4. Gempa magnitudo 3,7 terjadi pada pukul 08.09 Wita kedalaman 10 km.

5. Gempa magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 08.30 Wita kedalaman 10 km.

6. Gempa magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 09.10 Wita kedalaman 10 km.

7. Gempa magnitudo 4,3 terjadi pada pukul 09.29 Wita kedalaman 10 km.

8. Gempa magnitudo 3,9 terjadi pada pukul 09.36 Wita kedalaman 10 km.

9. Gempa magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 09.38 Wita kedalaman 10 km.

10. Gempa magnitudo 3,6 terjadi pada pukul 09.45 Wita kedalaman 10 km.

Sebelumnya diinfokan BMKG gempa magnitudo 6,0 terjadi di wilayah Boltim, Sulawesi Utara, Rabu (26/2/2025).

Diketahui guncangan gempa tersebut terasa hingga wilayah Manado dengan durasi sekira 30 detik.

Berdasarkan info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6.0 yang berpusat di laut.

Tepatnya melanda wilayah Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara pukul 05.55 WIB atau 06.55 Wita.

Sementara itu gempa berpusat pada kedalaman 10 kilometer dengan titik lokasinya ada di koordinat 0.41 lintang selatan, 124.83 bujur timur.

Lokasi pusat gempa berada di laut 45 km tenggara Tutuyan, Boltim, Sulut.

Wilayah Dirasakan (Skala MMI):

IV Bolaang Mongondow Timur,

IV Bolaang Mongondow Selatan,

 III Manado,

III Minahasa,

III Minahasa Utara,

III Kotamobagu,

III Gorontalo,

III Gorontalo Utara

Arahan BMKG gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat.

Saran BMKG untuk hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi.

Berikut info yang dibagikan BMKG.

"Info Gempa Mag:6.0, 26-Feb-25 05:55:45 WIB, Lok:0.41 LU, 124.83 BT (45 km Tenggara TUTUYAN-BOLTIM-SULUT), Kedlmn:10 Km," dikutip BMKG.

Warga Panik

Warga Kecamatan Tutuyan Boltim sempat panik saat terjadi gempa. 

Mereka bertakbir dan berlari keluar rumah. 

"Kami sangat panik. Sempat keluar rumah," ujar Shinta Masnapi, Warga Boltim

Lanjut Shinta, hampir semua warga yang ada disekitar rumahnya berteriak saat terjadi gempa. 

"Tadi banyak yang panik, tapi sekarang Alhamdulillah sudah tenang lagi," katanya.

Kata Shinta, mereka lega setelah ada pemberitahuan dari BMKG.

"Kami baca tidak berpotensi Tsunami, jadi sekarang sudah kembali ke rumah," tandasnya.

Berikut Penjelasan Lengkap Mengenai skala MMI

Skala MMI I-II

TIDAK DIRASAKAN (Not Felt) Tidak dirasakan atau dirasakan hanya oleh beberapa orang tetapi terekam oleh alat.

Skala MMI III-V

Dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan.

Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.

Skala MMI VI

KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage) Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah dan sebagian berjatuhan.

Skala MMI VII-VIII

KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage) Banyak Retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah.

Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh.

Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang.

Skala MMI IX-XII

KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage) Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh.

Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung. (*)

(TribunManado.co.id)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved