Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran di Manado

Kebakaran di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Manado Sulawesi Utara, Saksi Dengar Ledakan dari Lantai 2

Pimpinan Pesantren Al-Muhajirin Fejri Gasman, menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di asrama putra lantai dua. 

Tribunmanado.co.id/Petrick Sasauw
KEBAKARAN PONDOK PESANTREN - Kondisi perpustakaan Pesantren Al-Muhajirin Manado, Sulawesi Utara, setelah terbakar, Kamis (13/2/2025). Api diduga berasal dari korsleting listrik. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kebakaran melanda Pondok Pesantren Al-Muhajirin yang terletak di Jalan Loreng II, Lingkungan III, Bailang, Kecamatan Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (13/2/2025).

Sebelum api membesar, saksi mengaku sempat mendengar suara ledakan dari salah satu ruangan di lantai dua.

Salah satu guru di pesantren itu menceritakan, saat kejadian para murid tengah belajar di ruang kelas lantai satu, sementara ia sendiri duduk di depan pintu masuk pesantren.

"Tiba-tiba saya dengar suara ledakan dari lantai dua," ujarnya.

Tak lama setelahnya, para siswa yang sedang belajar mulai mencium bau hangus sebelum api mulai membesar dan melahap ruangan di lantai dua.

Pimpinan Pesantren Al-Muhajirin Fejri Gasman, menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di asrama putra lantai dua. 

Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan beberapa ruangan yakni lab komputer, ruang bahasa, perpustakaan, serta asrama putra.

KEBAKARAN - Potret Kondisi Ruangan Lantai Dua Pesantren Al Muhajirin Manado yang Terbakar, Kamis (13/2/2025). Penyebabnya diduga karena kosleting listrik
KEBAKARAN - Potret Kondisi Ruangan Lantai Dua Pesantren Al Muhajirin Manado yang Terbakar, Kamis (13/2/2025). Penyebabnya diduga karena kosleting listrik (Petrick/Tribun Manado)

Saat ini, area lantai dua telah dipasangi garis polisi untuk keperluan penyelidikan. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Aktivitas Belajar Mengajar Diliburkan

Lima ruangan di lantai 2 gedung pondok pesantren hangus terbakar. 

Fejri mengatakan, para siswa diliburkan hingga akhir pekan.

"Sementara diliburkan, tapi kegiatan pembelajaran Senin sudah dimulai, karena ada yang ujian semester genap untuk kelas IX. Untuk ruangan belajar di bawah Alhamdulilah aman," jelasnya.

Pasca-kejadian ini, dia pun meminta seluruh penghuni asrama agar lebih berhati-hati terlebih soal kelistrikan. 

Baca juga: Kebakaran di Pesantren Al Muhajirin Bailang Manado Sulawesi Utara Berawal dari Ruangan Lantai Dua

Baca juga: Pondok Pesantren Al Mujahidin Manado Sulawesi Utara Terbakar, Aktivitas Belajar Mengajar Diliburkan

"Usahakan semuanya dimatikan, baik kipas angin atau terminal listriknya dicabut. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dapat terjadi," jelasnya.(*)

(Tribunmanado.co.id/Petrick Sasauw/Rhendi Umar)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved